logo


Slamet Ma'arif: Ulama Jangan Sungkan Minta Bantuan ke PA 212

PA 212 menawarkan rasa aman kepada para ulama maupun pejuang agama lainnya.

15 September 2020 20:11 WIB

Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif.
Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif. Jitunews/Latiko A.D

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pembacokan Imam Masjid di OKI pada Jumat (11/9) dan penusukan Syekh Ali Jaber pada Minggu (13/9) di Lampung merupakan dua peristiwa kekerasan yang dialami ulama dalam satu pekan.

Ketua Umum PA 212, Slamet Maarif mengecam keras dua aksi penyerangan tersebut. Menurutnya, perlakuan yang digunakan terhadap para ulama itu mirip dengan cara komunis.

“Mengecam dan mengutuk keras aksi pembunuhan Imam Masjid di OKI, Sumsel, dan percobaan pembunuhan terhadap Syekh Ali Jaber di Lampung yang menggunakan cara dan gaya PKI,” bunyi pernyataan sikap dari PA 212, Selasa (15/9).


Maman Imanulhaq: Aparat Harus Bergerak Cepat Mengusut Tuntas Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber

Atas insiden tersebut, PA 212 memberi intruksi kepada umat Islam untuk meningkatkan kewaspadaan dan menjaga ulama beserta tokoh muslim lainnya.

“Menginstruksikan kepada Laskar, Jawara, Pendekar, dan Brigade serta umat Islam untuk meningkatkan kewaspadaan dan menjaga ulama serta tokoh yang istikamah dalam berjuang melawan kezaliman dari serangan dan ancaman gerombolan pembenci Islam,” ujarnya.

“Menyerukan kepada umat Islam untuk memberlakukan hukum adat dan hukum qishos jika hukum negara tidak bisa ditegakkan terhadap para pelaku percobaan pembunuhan kepada para ulama dan tokoh di NKRI,” lanjutnya.

Selain itu, PA 212 menawarkan rasa aman kepada para ulama maupun pejuang agama lainnya. PA 212 berjanji siap memastikan kegiatan keagamaan dapat berjalan sebagaimana mestinya.

“Mengimbau kepada para ulama, pengasuh pondok pesantren, pengurus masjid dan musola, serta panitia tabligh, agar jangan sungkan-sungkan untuk berkoordinasi dalam pengamanan acara dengan FPI, GNPF Ulama, dan PA 212 serta jaringan ANAK NKRI,” tukasnya.

Terkait Kasus Penusukan, Syekh Ali Jaber Minta Tak Dikaitkan dengan Politik

Halaman: 
Penulis : Iskandar