logo


Terkait Kasus Penusukan, Syekh Ali Jaber Minta Tak Dikaitkan dengan Politik

SAJ mengimbau umat Islam agar tak mudah dipecah-belah.

15 September 2020 19:57 WIB

Syekh Ali Jaber
Syekh Ali Jaber Eramuslim

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Penusukan yang dialami ulama kondang Syekh Ali Jaber (SAJ) memicu kemarahan sejumlah pihak. Namun, Syekh Ali meminta umat untuk tetap tenang dan tidak mengaitkannya dengan politik.

Hal itu disampaikan SAJ saat menerima kunjungan dari Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko di kediamannya kawasan Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa (15/9).

“Saya percaya kepolisian akan mengusut tuntas masalah ini. Tolong jangan kaitkan insiden ini dengan unsur-unsur politik,” kata Syekh Ali dalam siaran pers KSP.


Heran Penusuk Ulama Disebut Gila, Tengku Zulkarnain: Tapi Kalau yang Dianiaya Pejabat Dinyatakan Teroris Radikalis

SAJ mengatakan kondisi kesehatannya saat ini sudah membaik. Dia mengimbau umat Islam agar tak mudah dipecah-belah dan mempercayakan kasus ini ke pihak yang berwenang.

“Jangan ada umat Islam yang mau diadu domba karena kejadian ini,” ujarnya.

Sementara itu, Moeldoko menyatakan aparat keamanan saat ini sedang berusaha mengungkap dan menuntaskan kasus ini secara terbuka sesuai hukum yang berlaku.

“Pemerintah mengecam keras aksi penusukan dan tindak kekerasan terhadap ulama. Pemerintah meminta polisi mengusut tuntas kasus ini. Ini bukan kriminalisasi ulama. Syekh Ali Jaber adalah korban,” tutur Moeldoko.

Maman Imanulhaq: Aparat Harus Bergerak Cepat Mengusut Tuntas Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber

Halaman: 
Penulis : Iskandar