logo


Ahok Kalah di Pilgub 2017, Ruhut Sitompul Ungkap Alasan Tak 'Potong Kuping'

Ruhut menganggap taruhan itu tidak pernah terjadi meski Ahok kalah karena tak ada yang meladeninya saat itu.

15 September 2020 14:50 WIB

Ruhut Sitompul.
Ruhut Sitompul. Jitunews/Latiko A.D

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Politisi PDIP Ruhut Sitompul akhirnya menanggapi permintaan netizen yang menagihnya untuk potong kuping jika Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kalah di Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017 lalu.

Hal itu diungkapan Ruhut melalui program NGOMPOL (Ngomongin Politik) yang ditayangkan di kanal YouTube JPNN.com, Minggu, 13 September 2020.

Ruhut menegaskan pernyataan ‘potong kuping’ itu disampaikan dalam konteks taruhan politik. Akan tetapi, saat itu tak ada satu pun yang menyanggupi pertaruhan yang diajukannya.


KPK Ia yang Buat, Megawati ke Kader PDIP: Gimana Kalian Masih Mau Main

Dia merasa heran dengan orang-orang yang menagih hal itu. Pasalnya, taruhan itu dianggap tidak pernah terjadi meski Ahok kalah.

"Yang nagih saja enggak tahu diri. Waktu saya tantang itu, kan namanya bertaruh. Enggak ada yang berani bertaruh, kok ditagih lagi? Kan itu saja yang lucu. Maunya bertaruh dong, enggak ada lawannya," ujar Ruhut.

Tanggapi Kritikan Tajam Mahfud ke Anies Soal PSBB, PDIP: Tidak Usah Dibuat Serem!

Halaman: 
Penulis : Iskandar