logo


PAN: Jangan Sampai Terkecoh terhadap Pelaku Penyerangan Syekh Ali Jaber

Aparat kepolisian diminta mengusut tuntas tindakan penusukan terhadap Syekh Ali Jaber yang sedang mengisi acara kajian keislaman di Bandar Lampung.

14 September 2020 12:54 WIB

Wakil Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Saleh Daulay
Wakil Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Saleh Daulay istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Aparat kepolisian diminta mengusut tuntas tindakan penusukan terhadap Syekh Ali Jaber yang sedang mengisi acara kajian keislaman di Bandar Lampung.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN), Saleh Partaonan Daulay mengatakan jangan aparat kepolisian jangan sampai terkecoh bahwa orang yang melakukan penyerangan itu tidak waras.

"Jangan disimplikasi bahwa ini dilakukan orang yang tidak sehat. Justru, banyak yang menduga bahwa tindakan kekerasan seperti ini sudah terencana. Buktinya, targetnya langsung pak Syekh Ali Jaber,” ujar Saleh di Jakarta, Senin (14/9/2020).


Soal Penusukan Syekh Ali Jaber, Arie Untung: Makin Jelas, yang Tidak Suka Ulama Orang Kurang Waras

Di sisi lain, penuntasan kasus ini diharapkan dapat meningkatkan ketenteraman dan ketertiban masyarakat. Sebab, dengan kejadian itu masyarakat akan merasa was-was dan khawatir. Kejadian kekerasan ternyata tidak hanya menyasar masyarakat biasa, tetapi juga kepada ulama.

"Tindakan penusukan itu kan terjadi di tempat keramaian. Yang lebih menyedihkan, itu dilakukan pada saat penyampaian ceramah agama. Ini benar-benar keterlaluan,” tuturnya.

Dalam hal ini, Saleh meminta pemerintah untuk benar-benar mencari dalangnya.

Menurut Saleh, hal ini perlu dilakukan agar tidak ada multi tafsir di tengah masyarakat. Selain itu, kepastian hukum bisa ditegakkan.

"Jangan ada asumsi bahwa para penceramah agama tidak aman. Justru, para penceramah itu harus mendapatkan perlindungan lebih. Apalagi, mereka berceramah dalam rangka membina akhlak dan moral masyarakat,” pungkasnya.

Penyerangan Terhadap Syekh Ali Jaber Menjadi Pengingat Pentingnya RUU Perlindungan Ulama

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar