logo


Mahfud MD Sebut Negara Rugi Rp297 Triliun Usai Anies Baswedan Umumkan PSBB

Mahfud MD menilai tata kata Anies Baswedan saat mengumumkan PSBB Total memberikan kesan bahwa Indonesia memberlakukan aturan PSBB baru

14 September 2020 11:00 WIB

kompas.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud Md menyebut bahwa negara mengalami kerugian hingga Rp 297 Triliun usai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada Rabu (9/9) lalu mengumumkan akan kembali menerapkan PSBB total yang dimulai pada Senin (14/9).

"Setelah PSBB total diumumkan, esoknya, pukul 11.00 WIB para ahli ekonomi menginformasikan bahwa negara mengalami kerugian sekitar Rp297 triliun," ujar Mahfud pada Minggu (13/9) dikutip dari Pikiran Rakyat pada Senin (14/9).

Ia menilai, tata kata Anies saat mengumumkan PSBB total tersebut memberi kesan bahwa Indonesia akan menerapkan sebuah kebijakan PSBB baru sehingga hal tersebut memberikan efek yang mengejutkan.


Syekh Ali Jaber Ditusuk, Mahfud Md: Bongkar Jaringan yang Ada di Belakangnya!

"Seakan-akan (PSBB yang akan diterapkan) ini baru. Secara ekonomi, kemudian mengejutkan," kata Mahfud.

"Hanya sebentar karena pengumuman itu, padahal sebenarnya (yang diumumkan PSBB) itu kan perubahan kebijakan," ungkap Mahfud.

Mahfud MD mengatakan bahwa pemerintah pusat sejak awal telah mengetahui bahwa status PSBB DKI Jakarta yang telah diberlakukan sejak awal April lalu hingga saat ini belum dicabut.

"Pemerintah tahu bahwa Jakarta itu harus PSBB dan belum pernah dicabut. PSBB itu sudah diberikan, ya, sudah lakukan," katanya.

Bantah Berpolemik dengan Anies Terkait PSBB, Ketua Satgas: Saya Selalu Komunikasi Terus

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia