logo


KPK Ia yang Buat, Megawati ke Kader PDIP: Gimana Kalian Masih Mau Main

Megawati Soekarnoputri meminta kader PDIP untuk tidak bermain dengan anggaran rakyat

14 September 2020 09:31 WIB

Logo KPK.
Logo KPK. Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri meminta para calon kepala daerah dari partainya untuk tidak bermain-main dengan uang rakyat. Ia mengaku sedih jika ada politisi PDIP yang terlibat dalam kasus korupsi sehingga harus berurusan dengan KPK.

"Saya sangat sedih kalau melihat dari kalangan PDI-P yang diambil KPK. KPK itu saya yang buat loh. Jangan lupa loh. Kalau tidak percaya, lihat itu pembentukan KPK," ujar Megawati di acara pembukaan Sekolah Partai PDI-P secara virtual, Minggu (13/9/2020).

Lembaga antikorupsi tersebut diketahui dibentuk pada tahun 2002 saat Megawati masih menjadi presiden RI.


Megawati: Yang Korupsi Pasti Kalangan Elite, Karena Itu Saya Dirikan KPK

Mega juga mengatakan bahwa dirinya terlibat dalam pembentukan Mahkamah Konstitusi pada tahun 2003 atau satu tahun sebelum berakhirnya masa pemerintahan Megawati.

Presiden RI kelima tersebut mengatakan bahwa tujuan pembentukan lembaga penegak hukum dan kehakiman tersebut adalah untuk mendisiplinkan masyarakat Indonesia dan mencegah korupsi. Ia menegaskan bahwa korupsi di Indonesia tidak terjadi di level masyarakat bawah, namun kalangan elite.

"Tetapi kan kebanyakan, mana ada rakyat yang bisa korupsi? Yang korupsi pasti kalangan elite," ujar Megawati.

"Gimana kalian masih mau main. Coba pikir, kader (PDIP) yang baru masuk mungkin kaget-kaget kalau saya ngomong seperti ini. Jadi menurut saya tolong, dedikasikan seluruh pikiran dan nuranimu bagi seluruh rakyat Indonesia," kata Megawati.

 

Minta Cakada dari PDIP Tak Angkuh Jika Menang, Megawati Ancam Hal Ini

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia