logo


Tak Terima Syekh Ali Jaber Ditusuk, MUI Sebut Itu Tindakan Permusuhan yang Nyata Kepada Ulama

MUI minta penusuk Syekh Ali Jaber diproses secara terbuka

14 September 2020 09:20 WIB

Sekretaris Jenderal MUI pusat, Anwar Abbas
Sekretaris Jenderal MUI pusat, Anwar Abbas Republika

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sekretaris Jederal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas mengatakan pihaknya tidak terima dengan peristiwa penusukan Syekh Ali Jaber. Ia minta pelaku diproses secara terbuka agar kasus tersebut tidak menimbulkan kecurigaan di masyarakat.

"MUI benar-benar tidak bisa menerima perilaku dan tindakan ini karena yang namanya tindak kekerasan dan tindak penusukan itu adalah musuh kedamaian dan perusak persatuan dan kesatuan," kata Anwar Abbas seperti dilansir detikcom, Senin (14/7/2020).

Anwar menilai tindakan tersebut adalah bentuk permusuhan yang nyata terhadap ulama. Ia khawatir peristiwa tersebut menimbulkan kecurigaan yang liar di masyarakat.


Syekh Ali Jaber Ditusuk, Mahfud Md: Bongkar Jaringan yang Ada di Belakangnya!

"Ini benar-benar mencerminkan tindakan permusuhan terang-terangan terhadap ulama dan tindakan ini jelas-jelas sangat berbahaya karena akan merusak persatuan dan kesatuan serta akan menumbuh suburkan kecurigaan di antara sesama warga bangsa," lanjutnya.

Diketahui, Syek Ali Jaber ditusuk saat mengisi sebuah kajian di Bandar Lampung pada Minggu (13/9/2020). Ia mengalami tusukan di bagian lengannya. Saat ini polisi telah mengamankan pelaku penusukan yang diketahui merupakan warga sekitar.

Ditusuk Saat Berceramah, Syekh Ali Jaber Bersyukur Karena Hal Ini

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati