logo


PSBB Total Dimulai Hari Ini, PDIP Kritik Anies: Progressnya Belum Tampak Tiba-tiba Ngerem

PDIP sebut Anies Baswedan tidak berkoordinasi dengan pusat terkait kebijakan PSBB total

14 September 2020 05:45 WIB

Hasto Kristiyanto.
Hasto Kristiyanto. Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto mengkritik kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies baswedan terkait pembatasan sosial berskala besar (PSBB) ketat yang berlaku mulai hari ini. Ia menilai Anies tidak berkoordinasi dengan pemerintah pusat sehingga terkesan menarik rem secara mendadak.

"Apakah disiplin juga dilakukan dengan sebaik-baiknya, pencegahan juga dilakukan sebaik-baiknya? Bukan tiba-tiba rem mendadak. Apalagi ini rem dan juga aspek darurat yang lain, proses komunikasi, sekali lagi, yang seorang pemimpin itu sangat mutlak," kata Hasto dalam konferensi pers virtual, Minggu (13/9/2020).

Hasto mengatakan bahwa koordinasi sebelum penerapan PSBB total sangat diperlukan. Bukan karena kepentingan ekonomi, namun menurutnya kepentingan rakyat harus didahulukan.


Kadernya Disebut Cucu PKI, PDIP: Jangan Goreng-menggoreng yang Menciptakan Panas

"Jadi apakah kepentingan ekonomi yang didahulukan? Bukan. Kepentingan rakyat yang didahulukan, tetapi tugas pemimpin itu bagaimana dengan penuh tanggung jawab tadi," jelasnya.

Ia mengatakan bahwa ada daerah yang lain berhasil menangani covid-19 tanpa perlu adanya PSBB total. "Buktinya, ada daerah  lain yang berhasil, jangan progresnya belum begitu tampak tiba-tiba ngerem. Ini yang dikritik oleh PDIP," pungkasnya.

Tak Ada yang Kebal Corona, Doni Monardo: Di Rumah Pun Jangan Pikir Kita Aman

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati