logo


7 Nelayan Ditangkap Usai Gelar Aksi Protes Tolak Penambangan Pasir Laut, Ini Kata Polisi

Polisi Air dan Udara Polda Sulawesi Selatan menyebut sejumlah nelayan ditangkap usai melakukan aksi pelemparan bom molotov pada Kapal PT Boskalis yang tengah melakukan operasi penambangan pasir laut

13 September 2020 13:21 WIB

Ilustrasi nelayan
Ilustrasi nelayan antara

MAKASSAR, JITUNEWS.COM - Sebanyak 7 nelayan dari pulau Kodingareng, Makassar, Sulawesi Selatan, seorang mahasiswa aktivis lingkungan dan 3 orang jurnalis ditangkap oleh polisi usai menggelar aksi protes menolak beroperasinya kembali kapal PT Boskalis yang melakukan penambangan pasir laut untuk membangun Makassar New Port pada Sabtu (12/9).

"Tercatat dalam peristiwa tersebut sebanyak sebelas orang ditangkap," kata anggota LBH Makassar Edy Kurniawan lewat keterangan tertulis, Sabtu, 12 September 2020 dikutip dari Tempo.co pada Minggu (13/9).

Aksi protes ini kerap dilakukan oleh para nelayan karena mereka menilai kegiatan penambangan pasir laut tersebut merusak habitat laut sehingga membuat mereka sulit untuk mendapatkan ikan.


Mengejutkan! Disimpulkan Bunuh Diri, Pria Asal Riau Ngaku Bunuh Editor Metro TV Yodi Prabowo

Edy mengatakan bahwa pada Sabtu (12/9), ratusan nelayan dengan menggunakan perahu tradisional menggelar aksi protes dengan melakukan orasi. Mereka membentangkan spanduk dan mengelilingi kapal tambang PT Boskalis dengan tujuan untuk menghentikan operasi penambangan pasir itu.

Setelah selesai menggelar aksi protes, dua perahu cepat milik Polisi Air dan Udara Polda Sulses datang menghadang para nelayan. Menurut keterangan Edy, dalam penghadangan tersebut, seorang nelayan dan seorang mahasiswa mengalami tindak kekerasan. Ponsel milik mahasiswa yang digunakan untuk merekam penghadangan polisi tersebut jatuh ke laut saat hendak disita oleh polisi.

Sementara itu, pihak Direktur Direktorat Polairud Polda Sulsel Kombes Pol Heri Wiyanto membenarkan adanya penangkapan tersebut. Ia menyebut pihak kepolisian melakukan penangkapan karena sejumlah massa demonstran melakukan pelemparan bom molotov dan melakukan pengrusakan kapal Boskalis.

"Iya, tapi kita belum tahu nama-nama dan sebagainya. Anggota masih di lapangan. Dia melempari molotov kapal sama memotong kabel kapal yang menambang," katanya dikutip dari Suara.com.

 

Lima Orang Tewas dalam Aksi Protes Kebrutalan Polisi Kolombia

Halaman: 
Penulis : Admin