logo


Anies Terapkan PSBB Total, PDIP: Kami Curiga Ada Motif Politik Lain

Kecurigaan itu timbul karena Anies justru ingin memberlakukan PSBB ketat di tengah upaya integrasi kebijakan antara sektor kesehatan dan ekonomi.

13 September 2020 04:45 WIB

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Fraksi PDIP di DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono menduga ada motif politik di balik rencana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerapkan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Gembong menaruh kecurigaan itu karena Anies justru ingin memberlakukan PSBB ketat di tengah upaya integrasi kebijakan antara sektor kesehatan dan ekonomi.

"Kebijakan penerapan PSBB ketat di tengah situasi kebijakan terintegrasi antara pencegahan Covid-19 dan ekonomi terasa lebih mencerminkan sisi Gubernur Anies Baswedan sebagai politisi," ujar Gembong melalui siaran pers, Sabtu (12/9).


Anies Terapkan PSBB Total, PA 212 Tetap Lanjut Nobar G30S/PKI?

"Tidak mengherankan bila kami mencurigai ada motif politik lain di balik kebijakan penerapan PSBB secara ketat," imbuhnya.

Menurut Gembong, pemberlakuan PSBB total dapat merugikan masyarakat kecil yang terdampak secara perekonomian. Apalagi, Pemprov DKI Jakarta tak mencetuskan solusi terkait persoalan itu.

"Di masa pandemi Covid 19 ini, Gubernur Anies Baswedan sungguh-sungguh harus berpikir sebagai seorang pemimpin yang mencerminkan negarawan," katanya.

Soal Pasukan Bersenjata BIN, PDIP: Tidak Ada Pasukan Khusus, Mereka Siswa STIN

Halaman: 
Penulis : Iskandar