logo


Anies Baswedan Berlakukan PSBB, Jokowi Sebut PSBM Lebih Efektif

Presiden Joko Widodo menilai bahwa pandemi ini lebih baik ditangani dengan pemberlakuan pembatasan sosial berskala mikro (PSBM)

11 September 2020 19:45 WIB

Joko Widodo
Joko Widodo Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, memberlakukan kembali pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

Sementara itu, Presiden Joko Widodo menilai bahwa pandemi ini lebih baik ditangani dengan pemberlakuan pembatasan sosial berskala mikro (PSBM). Hal tersebut disampaikan Jokowi dalam pertemuan bersama pimpinan redaksi media pada Kamis (10/9).

"Saya ikut mendampingi Presiden kemarin beliau menekankan, berdasarkan pengalaman empiris dan pendapat ahli sepanjang menangani pandemi Covid-19, pembatasan sosial berskala mikro/komunitas lebih efektif menerapkan disiplin protokol kesehatan," Jubir Presiden, Fadjroel Rachman, Jumat (11/9).


Kasus Covid-19 Meningkat, Puan: Pemerintah Harus Hargai Pengorbanan Masyarakat yang Berdiam Diri di Rumah

Sebelumnya, Anies menyatakan memberlakukan PSBB secara total kembali. Keputusan ini berlaku mulai 14 September.

"Dalam rapat gugus tugas tadi sore disimpulkan bahwa kita akan menarik rem darurat yang itu artinya kita terpaksa kembali menerapkan PSBB seperti pada masa awal pandemi dulu, bukan lagi PSBB transisi, tapi kita harus melakukan PSBB sebagai mana masa awal dulu," kata Anies dalam konferensi pers di Balai Kota Jakarta, Rabu (9/9).

"Prinsipnya, mulai Senin 14 September kegiatan perkantoran yang non-esensial diharuskan untuk melaksanakan kegiatan bekerja dari rumah. Bukan kegiatan usahanya yang berhenti, tapi bekerja di kantornya yang ditiadakan. Kegiatan usaha jalan terus, kegiatan kantor jalan terus, tapi perkantoran di gedungnya yang tidak diizinkan untuk beroperasi," papar Anies.

Anies Baswedan Berlakukan PSBB, Ridwan Kamil: Harus Disinkronkan dengan Daerah Sekelilingnya

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata