•  

logo


Jakarta Darurat Covid-19, Anies Larang Restoran Fasilitasi Pelanggan Makan di Tempat

Restoran dinilai menjadi salah satu titik penularan Covid-19 selama penerapan PSBB Transisi.

10 September 2020 04:45 WIB

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali mengambil kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) karena tren kasus Covid-19 yang belum menunjukkan penurunan.

Imbasnya, tempat hiburan dan wisata, seperti Taman Margasatwa Ragunan dan Pantai Ancol ditutup sementara. Padahal, lokasi tersebut sebelumnya sempat dibuka saat PSBB Transisi.

Rencananya, kebijakan PSBB akan diberlakukan pada 14 September 2020.


Nyamuk Tularkan Virus Covid-19, Apa Bisa?

"Kegiatan yang dikelola oleh Pemprov DKI seperti Ragunan, Monas, Ancol, taman-taman kota (ditutup sementara)" kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (9/9).

Selain tempat wisata, Anies juga melarang restoran menyediakan fasilitas makan di tempat. restoran dilarang menyediakan fasilitas makan ditempat. Pasalnya, restoran dinilai menjadi salah satu titik penularan Covid-19 selama penerapan PSBB Transisi.

"Jadi, pesanan diambil, pesanan diantar, tapi tidak makan di lokasi, karena kita menemukan di tempat-tempat inilah terjadi interaksi yang mengantarkan pada penularan," tegasnya.

Kendati demikian, Anies belum membeberkan secara jelas terkait sektor-sektor yang diperbolehkan beroperasi saat penerapan PSBB.

Anies hanya menegaskan bahwa semua kegiatan perkantoran, ibadah, hingga sekolah akan kembali dilakukan dari rumah. Yang berarti sistem kerja jarak jauh atau work from home (WFH) kembali diterapkan.

Perketat PSBB, Demokrat Beri Saran ke Anies: Matikan Lampu Penerangan Jalan saat Malam Hari!

Halaman: 
Penulis : Iskandar