logo


Vaksin Covid-19 Buatan Rusia Segera Dikirim ke Venezuela Bulan Ini

Presiden Nicolas Maduro mengumumkan bahwa Venezuela akan mendapat kiriman vaksin Covid-19 dari Rusia pada September ini

9 September 2020 22:15 WIB

Presiden Venezuela Nicolas Maduro
Presiden Venezuela Nicolas Maduro istimewa

CARACAS, JITUNEWS.COM - Presiden Nicolas Maduro telah mengumumkan bahwa vaksin Covid-19 buatan Rusia akan segera dikirimkan ke Venezuela pada bulan ini untuk menjalani tahap uji coba klinis.

Dalam sebuah siaran televisi pada Selasa (8/9), sang presiden juga mengatakan bahwa "beberapa vaksin lainnya" juga akan tiba di Venezuela pada bulan Oktober mendatang. Namun, ia tidak menyebutkan secara rinci vaksin Covid-19 yang mana.

Kantor berita Reuters juga melaporkan bahwa Rusia sendiri akan menjual 32 juta dosis vaksin Covid-19 buatannya yang mereka beri nama Sputnik-V ke Meksiko.


Pejuang HAM Minta Olimpiade Musim Dingin 2022 Tidak Diselengarakan di Beijing

Vaksin Sputnik-V sendiri telah mendapatkan persetujuan dari pemerintah Rusia usai menjalani serangkaian uji coba skala kecil. Para pakar kesehatan menyebut tahapan uji coba yang dilakukan oleh pemerintah Rusia terlalu kecil untuk membuktikan tingkat keamanan dan efektifitas dari vaksin itu sendiri.

Meski demikian, Presiden Rusia Vladimir Putin pernah mengatakan bahwa putrinya telah mendapatkan suntikan Sputnik-V.

"Dalam hal ini, ia telah ikut serta dalam sebuah uji coba. Usai vaksinasi pertama, suhu tubuhnya mencapai 38 derajat Celsius, kemudian di hari selanjutnya turun menjadi 37 derajat...Setelah suntikan kedua, vaksinasi kedua, suhu tubuhnya sedikit mengalami peningkatan lalu kembali turun, ia merasa sehat dan antibodinya tinggi," kata Putin.

Menurut WHO, sejauh ini sudah ada hampir 180 vaksin Covid-19 tengah menjalani masa uji coba di seluruh dunia. Organisasi kesehatan yang berada dibawah PBB tersebut mengatakan bahwa hingga kini masih belum ada satu pun vaksin yang memiliki tingkat efektifitas mencapai 50 persen untuk mencegah penularan virus Covid-19.

Donald Trump Diusulkan jadi Kandidat Penerima Hadiah Nobel Perdamaian

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia