logo


Puan Minta Pemerintah Fasilitasi Tingginya Minat Olahraga Masyarakat

Puan Maharani mengapresiasi tingginya minat dan semangat masyarakat Indonesia untuk berolahraga dan menjaga pola hidup sehat di tengah pandemi Covid-19.

9 September 2020 21:13 WIB

Ketua DPR RI, Puan Maharani
Ketua DPR RI, Puan Maharani Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Ketua DPR RI, Puan Maharani mengapresiasi tingginya minat dan semangat masyarakat Indonesia untuk berolahraga dan menjaga pola hidup sehat di tengah pandemi Covid-19.

“Melonjaknya aktivitas olahraga di masyarakat tak lepas dari upaya meningkatkan daya tahan tubuh agar terhindar dari Covid-19,” kata Puan di Jakarta, Rabu (9/9/2020).

Puan meminta pemerintah merespons tingginya minat berolahraga masyarakat dengan memfasilitasi sarana berolahraga yang memadai, aman, dan nyaman.


Pencak Silat Jadi WBTb Dunia, Pemprov DKI Didorong Buat FGD Bersama Pesilat

Penyediaan dan perawatan fasilitas olahraga untuk masyarakat, serta pembinaan atlet, dapat terpenuhi jika ada kecermatan dalam penggunaan anggaran olahraga.

Kecermatan penggunaan anggaran itu juga memudahkan pemerintah untuk mencapai target prestasi dengan mengedepankan sport science.

“Pemerintah harus cermat menggunakan anggaran olahraga agar tepat sasaran,” tuturnya.

Selain itu, kata Puan, peringatan Haornas juga harus jadi momentum pemerintah untuk meningkatkan perhatian pada atlet dan mantan atlet.

Pasalnya, seorang atlet sudah berkorban waktu bertahun-tahun untuk berlatih, bertanding, dan mengukir prestasi demi kejayaan Indonesia di berbagai kompetisi olahraga.

“Masa muda seorang atlet dihabiskan untuk berlatih dan berjuang demi kejayaan Tanah Air. Pemerintah pusat maupun daerah mesti bertanggung jawab untuk memperhatikan masa depan para atlet tersebut,” ungkap perempuan pertama yang menjadi Ketua DPR RI itu.

Puan menegaskan, DPR RI melalui fungsi legislasinya berkomitmen mendukung pembahasan revisi Undang-undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional.

Dia berharap revisi UU tersebut akan meningkatkan sistem pembinaan atlet, serta penghargaan dan kesejahteraan bagi para atlet.

“Pemerintah harus hadir, bertanggung jawab atas masa depan atlet, dan fasilitas olahraga masyarakat,” ujarnya.

Puan mengingatkan harus ada upaya komprehensif dari pemerintah untuk mewujudkan Sport Tourism di Indonesia. Thailand bisa menjadi contoh dalam mengelola Sport Tourism secara menyeluruh.

Pada 2018, pendapatan Thailand dari industri olahraga, termasuk pariwisata dan pakaian olahraga, mencapai 6,37 miliar dolar AS. Pengembangan industri olahraga Thailand adalah bagian dari rencana pembangunan nasional negara tersebut.

Pemerintah Thailand mengadopsi skema Public Private Partnership (PPP) untuk manajemen fasilitas olahraga, mendorong swasta berinvestasi membangun venue olahraga seperti stadion dan kolam renang. Lebih jauh lagi, pemerintah Thailand juga memberikan sejumlah kemudahan bagi sektor swasta berupa keringanan pajak untuk berinvestasi di sektor olahraga.

“Jika Pemerintah Indonesia serius memajukan Sport Tourism, maka bisa belajar dari negara tetangga yang terbukti berhasil meraup pendapatan besar dari sektor tersebut,” pungkasnya.

Minta Masyarakat Tak Olahraga Berat Saat Pandemi, Reisa: Berisiko Terinfeksi

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar