logo


AS Blokir Semua Produk Impor dari Xinjiang, China Siapkan Aksi Balasan

Pemerintah AS berencana untuk memblokir semua komoditas impor dari Xinjiang karena dinilai merupakan produk hasil kerja paksa muslim Uighur

9 September 2020 19:00 WIB

AS-China
AS-China istimewa

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Pemerintah Amerika Serikat dikabarkan akan segera memblokir semua produk kapas dan tomat yang diimpor dari provinsi Xinjiang, China. Mereka menuding pemerintah China melakukan kerja paksa terhadap buruh yang diyakini merupakan kelompok etnis muslim minoritas Uighur.

Langkah tersebut tentu saja merupakan langkah yang dapat memperburuk hubungan kedua negara dengan perekonomian terbesar di dunia itu setelah adanya perang dagang yang terjadi pada tahun 2019 lalu.

Pemerintahan Donald Trump sendiri semakin menekan pemerintah China atas perlakuan tak manusiawi mereka terhadap muslim Uighur yang berada di provinsi Xinjiang. AS meyakini bahwa setidaknya 1 juta anggota kelompok etnis minoritas tersebut ditangkap dan ditempatkan di kamp konsentrasi dan dipaksa untuk bekerja tanpa diberi upah.


Pemerintah Ceko Wajibkan Penggunaan Masker di Dalam Ruangan

Pemerintah China sendiri diketahui berulang kali membantah tudingan tersebut dan mengatakan bahwa kamp tersebut merupakan pusat latihan kerja yang dibutuhkan untuk menghilangkan ideologi ekstrim.

"Saya pikir AS tidak menaruh perhatian mengenai hak asasi manusia," kata juru bicara pemerintah China, Zhao Lijian dikutip dari Reuters pada Rabu (9/9).

Dalam sebuah konferensi pers, Zhao mengatakan bahwa AS tidak mempunyai hak untuk mengintervensi masalah dalam negeri China.

"Mereka menggunakan aturan ini untuk menekan perusahaan-perusahaan China, dan mengurangi stabilitas Xinjiang," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pemerintah China akan menyiapkan aksi balasan guna melindungi hak dan kepentingan perusahaan-perusahaan China.

Lukashenko dan Putin Janjian Ketemu, Bahas Kerja Sama Energi dan Konflik Eropa

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
×
×