logo


Anies Naikan Pajak Parkir Jadi 30%, Pengusaha Keberatan: Kemungkinan Rugi

Kenaikan pajak parkir tidak dibarengi kenaikan tarif parkir

8 September 2020 14:45 WIB

Tempat Parkir
Tempat Parkir Jatimtimes.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan telah menaikan pajak parkir sebesar 30%. Menurutnya, kenaikan pajak parkir sudah sesuai dengan Undang-undang No 2008  Tahun 2009.

Sementara itu, Ketua Indonesia Parking Association (IPA), Rio Octaviano mengatakan bahwa pihaknya merasa keberatan dengan kebijakan tersebut.  Menurutnya, kenaikan pajak parkir justru membuat pengusaha rugi.

"Tapi tarif parkir dinaikkan tidak serta menaikan pendapatan. Karena misalnya mal, tadinya orang parkir Rp 5.000 tiba-tiba besok dinaikkan jadi Rp 16.000. Yang tadinya Rp 5.000 ada 100 orang mau datang, tapi begitu dinaikkan Rp 16.000 ternyata yang datang berkurang. Jadi ini tidak serta merta menaikkan pendapatan, kemungkinan masih sama atau bahkan rugi. Tadinya orang mau parkir disitu akhirnya orang akan cari alternatif lain," kata Rio seperti dilansir detikcom, Selasa (8/9/2020).


Empat Fraksi Pilih Walk Out Saat Rapat, Anies Berpantun Makan Rendang Berdua

Menurutnya, kenaikan pajak parkir tidak seperti janji yang telah diberikan yakni dengan dibarengi kenaikan tarif parkir. Sementara saat ini tarif parkir masih sama. Ia pun menilai kebijakan kenaikan pajak parkir telah memeras pengusaha di tengah pandemi corona.

"Paling tidak tunggu sampai Pergub tentang tarif parkir keluar. Yang kedua adalah coba tolong lihat masa pandemi ini. Jadi sekarang kita susah dan kita harus survive, ternyata kita masih harus diperas lagi," tandasnya.

Pilih Walk Out dari Rapat Paripurna, NasDem: Anies Tidak Bisa Mengurangi Kemiskinan di Jakarta!

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati