logo


Imbangi Dominasi China, Negara Ini Minta AS Bangun Fasilitas Militer di Wilayahnya

Palau merupakan sebuah negara kecil di Samudera Pasifik yang tidak memiliki pasukan militer, sehingga mereka sangat mengandalkan militer AS untuk sektor pertahanannya

4 September 2020 19:15 WIB

Palau
Palau istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sebuah negara kecil di Samudera Pasifik, Palau, telah mendesak Amerika Serikat untuk membangun fasilitas militernya di wilayah teritorialnya untuk mengimbangi dominasi China di kawasan tersebut.

Menteri Pertahanan AS Mark Esper, dikabarkan pada pekan lalu telah melakukan kunjungan ke negara kecil tersebut untuk bertemu dengan Presiden Palau Tommy Remengesau. Dalam pertemuan tersebut, Tommy mengatakan bahwa pihaknya akan menyambut baik jika AS berencana untuk membangun fasilitas militernya di Palau yang terletak sekitar 1,500 kilometer di sebelah timur Filipina.

"Permintaan Palau kepada militer AS tetap sederhana: bangun fasilitas militer gabungan, dan silahkan datang dan gunakan secara rutin," kata Tommy Remengesau dalam sebuah surat kepada Pentagon dikutip dari Channel News Asia pada Jumat (4/9).


Jacinda Ardern Tegaskan PSBB Selandia Baru Berlaku Hingga Pertengahan September

Remengesau juga meminta pasukan penjaga pantai AS untuk berpatroli di wilayah perairan mereka yang luasnya seukuran dengan Spanyol karena sangat sulit bagi negara kecil tersebut untuk selalu mengawasinya.

Meskipun merupakan sebuah negara yang merdeka, namun Palau sejauh ini tidak memiliki pasukan militer dan Amerika Serikat merupakan pihak yang bertanggung jawab atas pertahanan mereka dibawah sebuah kesepakatan antara kedua negara.

Dengan adanya kesepakatan tersebut, militer AS mendapatkan akses ke dalam pulau tersebut.

"Kami seharusnya menggunakan mekanisme kesepakatan tersebut untuk membangun sebuah basis militer reguler AS di Palau," kata Tommy Remengesau.

"Militer AS berhak membangun fasilitas pertahanan di Republik Palau," tambahnya.

Sebelumnya, AS sendiri sudah berencana untuk membangun fasilitas radar di Palau namun pembangunan konstruksinya sejauh ini tertunda akibat pandemi COvid-19, dan berhubung letaknya yang cukup terpencil, Palau sendiri sejauh ini masih terbebas dari infeksi Covid-19.

Selain memiliki hubungan yang sangat dekat dengan AS, Palau juga merupakan salah satu dari lima belas negara sekutu Taiwan di dunia.

Presiden Brazil Tak Akan Wajibkan Masyarakat Ikuti Program Vaksin Covid-19

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia