logo


Ada Sanksi Masuk Peti Mati yang Tak Bermasker, NasDem Sebut Pemprov Jakarta Kewalahan

NasDem sebut Pemprov DKI Jakarta kewalahan menangani persebaran Covid-19.

4 September 2020 09:45 WIB

Ketua Fraksi NasDem DKI Jakarta Wibi Andrino
Ketua Fraksi NasDem DKI Jakarta Wibi Andrino istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino mengatakan pihaknya kewalahan menangani persebaran Covid-19 di ibu kota. Hal ini berbuntut adanya sanksi bagi masyarakat masuk peti mati bagi yang tak memakai masker.

"Iya, semakin maraknya pelanggar, memprihatikan dan NasDem melihat Pemprov DKI sudah kewalahan sampai-sampai menggunakan cara-cara di luar aturan," ujar dia dilansir Detik.com, Kamis (3/9/2020).

Melihat kondisi DKI Jakarta saat ini, di mana kasus persebaran Covid-19 terbesar ada di sana, ia menjelaskan ibu kota semakin berbahaya.


Data Terbaru Hari Ini, Kasus Positif Covid-19 Bertambah 3.622

"Tentu  hal  ini harus menjadi perhatian kita. Kondisi semakin berbahaya ketika kepeduliaan semakin minim," tambah dia.

Ia menambahkan ibaratnya saat ini DKI Jakarta hanya bisa menunggu vaksin Covid-19 tersedia. "Kita semacam kehilangan momentum dalam penegakkan maupun pencegahan, penyebaran Covid. Bisa dikatakan DKI hanya bisa berharap dan menunggu vaksin Covid," tukas dia.

Myanmar Tutup Wilayah Ibu Kota karena Covid-19, Suu Kyi: Ini Sebuah Bencana

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati