logo


Turki Kecam AS yang Mencabut Embargo Senjata atas Siprus

Turki menilai pencabutan embargo senjata AS atas Siprus membahayakan stabilitas dan perdamaian di kawasan

2 September 2020 15:15 WIB

Bendera Turki
Bendera Turki Ist

ANKARA, JITUNEWS.COM - Kementerian Luar Negeri Turki mengecam langkah Amerika Serikat yang mencabut embargo suplai senjata mereka kepada Siprus selama satu tahun.

Turki menilai bahwa hal tersebut akan berdampak negatif terhadap stabilitas dan perdamaian di kawasan Laut Mediterania.

"Keputusan yang dimumkan oleh AS untuk mencabut embargo senjata atas pemerintah Siprus jelas mengabaikan kesetaraan dan keseimbangan antara dua masyarakat yang ada di pulau tersebut. Itu juga secara negatif berdampak terhadap upaya penyelesaian konflik Siprus," kata Kemenlu Turki dalam sebuah pernyataan tertulis dikutip dari Sputnik News pada Rabu (2/9).


Rusia dan Turki Gelar Latihan Militer Gabungan di Suriah

"Pencabutan embargo senjata tersebut meracuni atmosfer perdamaian dan stabilitas di kawasan dan tidak sesuai dengan semangat aliansi," tambahnya.

Sebelumnya, juru bicara Kementerian Dalam Negeri AS Morgan Ortagus mengatakan bahwa AS mencabut pembatasan ekspor dan impor senjata pertahanan yang tidak mematikan kepada Siprus selama satu tahun. Kebijakan tersebut disambut baik oleh Presiden Siprus Nikos Anastasiades.

"Saya menyambut baik pencabutan embargo senjata AS atas senjata-senjata pertahanan yang tidak mematikan. Itu merupakan sebuah perkembangan yang positif terhadap hubungan keamanan bilateral antara Siprus dan AS," kata Anastasiades dalam cuitan Twitter.

Amerika Serikat telah menjatuhkan embargo senjata kepada Siprus pada tahun 1987 guna menurunkan ketegangan dan penyelesaian konflik perang saudara yang telah terjadi di Siprus sejak tahun 1970.

India Tuding Pasukan China Lakukan Aksi Provokatif di Wilayah Perbatasan

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia