logo


Tak Khawatir dengan Isu Resesi, Risma Klaim Surabaya Tangguh: Sudah Terbukti di Tahun 1998

Risma optimis pertumbuhan ekonomi di Surabaya akan positif

2 September 2020 08:00 WIB

Walikota Surabaya Tri Rismaharini dalam acara Gathering Positif Bermedia Sosial, Surabaya, Senin (22/4)
Walikota Surabaya Tri Rismaharini dalam acara Gathering Positif Bermedia Sosial, Surabaya, Senin (22/4) Twitter @revmen_id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menkopulhukam, Mahfud Md mengatakan bahwa Indonesia akan mengalami resesi ekonomi. Bahkan menurutnya, 99 persen bulan depan sudah memasuki fase resesi.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengaku tak khawatir dengan isu resesi. Menurutnya, Surabaya adalah kota yang tangguh sehingga bisa bertahan pada krisis ekonomi. Hal tersebut sudah terbukti pada krisis 1998 dan 2008.

"Surabaya itu sudah terbukti di tahun 1998, kemudian kemarin 2008 itu sudah terbukti. Tempat lain sudah, kita masih tumbuh di 2008 itu masih cukup tinggi. Pertumbuhan ekonomi kita diatas pertumbuhan ekonomi nasional," kata Risma seperti dilansir detikcom, Selasa (1/9/2020).


Pakar UI Geram ke Airlangga Hartanto: Komandan Ekonomimya Gak Ngerti Resesi!

Ia juga megatakan sempat bertemu dengan konsultan World Bank pada tahun 1998. Konsultan tersebut terlihat bingung saat mengetahui Surabaya aman dari resesi.

"Dia bingung, kalau di Surabaya ini tidak kelihatan kalau resesi. Jadi sebetulnya kenapa begitu. Karena 92 persen usaha di Surabaya itu kecil menengah. Jadi dia tidak terpengaruh pada perekonomian global. Kalau jatuh beneran itu sulit, jadi harus ditahan ini, diberikan ruang untuk gerak. Tapi tetap dengan protokol kesehatan," pungkasnya.

Curi Start Hadapi Pertumbuhan Ekonomi, Risma: Terlambat Dikit Ya Nyungsep Beneran

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati