logo


Tindak Tegas Pelaku Penyerangan Polsek Ciracas, Langkah KSAD Andika Perkasa Diapresiasi DPR

Menurutnya langkah tersebut merupakan bukti bahwa Jendral Andika Perkasa serius membenahi kesatuannya dan tidak mentolerir perilaku yang tidak tepat dan salah di bawah komandonya

31 Agustus 2020 11:15 WIB

Wakil Ketua DPR RI Dr. Azis Syamsuddin
Wakil Ketua DPR RI Dr. Azis Syamsuddin PKB

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Langkah tegas Kepala Staf Angkatan Darat Jendral Andika Perkasa yang memberikan sanksi kepara para prajurit TNI AD yang terlibat dalam kejadian pengrusakan di Polsek Ciracas diapresiasi oleh Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin.

Menurutnya langkah tersebut merupakan bukti bahwa Jendral Andika Perkasa serius membenahi kesatuannya dan tidak mentolerir perilaku yang tidak tepat dan salah di bawah komandonya, dimana mekanismenya diatur pada Kitab Undang-undang Hukum Pidana Militer.

"Saya apresiasi sikap tegas dari Jendral Andika Perkasa sebagai KSAD yang memberikan sanksi terberat yaitu pemecatan kepada anak buahnya jika terbukti terlibat,” ujar Azis Syamsuddin di Jakarta, Minggu (30/8/2020).


Bantuan Pekerja Dicairkan Bertahap, DPR: Jangan-jangan Enggak Siap Pendataannya

Politisi Golkar itu menyambut baik langkah Jendral Andika Perkasa yang siap memberikan bantuan perawatan bagi korban di RSPAD dan ganti rugi terhadap kerusakan yang terjadi.

"Inilah bukti bahwa beliau perhatian dan bertanggung jawab sebagai Pemimpin" ujarnya.

Azis Syamsuddin meminta agar masyarakat dapat berperan aktif dalam memberikan informasi terhadap peristiwa tersebut sesuai dengan harapan Jendral Andika Perkasa.

"KSAD sudah secara tegas mengatakan bahwa akan menjamin keselamatan masyarakat yang memberikan informasi mengenai peristiwa itu, masayarakat jangan kwatir untuk memberikan informasi tersebut, justru informasi-informasi tersebut sangat penting dalam menusut para oknum yang terlibat," tuturnya.

Dalam hal ini, Azis Syamsuddin mengharapkan Kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang, Jangan sampai perilaku oknum Personil TNI AD di tengah masyarakat menjadi hal yang menakutkan. Sebaliknya, para perajurit harus memberikan rasa kenyamanan bagi masyarakat. Pada akhirnya perilaku para penyerang tidak mereprestasikan sifat TNI AD secara umum.

"Jadikan peristiwa sebagai sebuah evaluasi di internal TNI AD. Transparansi yang di lakukan KSAD Andika Perkasa adalah langkah positif bahwa yurisdiksi Peradilan Militer terbuka dan tidak memiliki kekebalan hukum terhadap para Prajurit yang salah," tukasnya.

31 Anggotanya Diperiksa Terkait Penyerangan Polsek Ciracas, KSAD Andika Minta Maaf

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar