logo


Soal Ekonomi Minus di Kuartal III, Luhut: Kalaupun Terjadi Bukan Akhir Segalanya

Luhut sebut kekompakan adalah kunci mendorong perekonomian di kuartal III

30 Agustus 2020 17:11 WIB

istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Indonesia saat ini sedang berada dalam ancaman resesi ekonomi. Resesi ekonomi di Indonesia akan terjadi apabila pertumbuhan ekonomi di kuartal III mencapai minus.

Seperti diketahui, sebuah negara akan mengalami resesi apabila pertumbuhan ekonomi dua kuartal berturut-turut mencapai minus. Sementara, pada kuartal II pertumbuhan ekonomi Indonesia sudah minus 5,32%.

Sementara itu, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta masyarakat Indonesia optimis. Ia tidak ingin ada pihak-pihak yang justru menakut-nakuti terkait pertumbuhan ekonomi di kuartal III.


Indonesia di Ambang Resesi, Mahfud MD: Jangan Terlalu Kaget...

"Kunci mendorong perekonomian di Kuartal III adalah kompak, kompak bekerja sama semangat inovasi dan jaga optimisme. Jangan sampai ditakut-takuti kalau ada sampai negatif di kuartal III ini," kata Luhut dalam peluncuran program Karya Kreatif Indonesia Bank Indonesia, Minggu (30/8/2020).

Luhut meminta semua pihak untuk berjuang sekuat tenaga agar perekonomian Indonesia tidak mengalami resesi. Meski demikian, kata Luhut seandainya hal tersebut terjadi maka Indonesia masih aman.

"Kita harus berjuang sekuatnya, sehingga bisa kuartal III dekat dengan 0 ataupun minus 0 koma sekian. Kalau itu pun terjadi itu bukan akhir dari segala-galanya," lanjutnya.

Mahfud: Bulan Depan Hampir Dapat Dipastikan 99,9% Akan Terjadi Resesi

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati