logo


Di Hari Asyura, KITA Gelar Santunan Anak Yatim dan Doa untuk Indonesia

KITA terus bergerak melakukan konsolidasi dan kegiatan sosial di seluruh Indonesia

29 Agustus 2020 14:45 WIB

Koordinator Kerapatan Indonesia Tanah Air (KITA), Maman Imanulhaq dalam acara doa untuk bangsa dan santunan anak yatim di Ponpes Al-Mizan Jatiwangi Majalengka, Sabtu 29 Agustus 2020.
Koordinator Kerapatan Indonesia Tanah Air (KITA), Maman Imanulhaq dalam acara doa untuk bangsa dan santunan anak yatim di Ponpes Al-Mizan Jatiwangi Majalengka, Sabtu 29 Agustus 2020. Dok. KITA

MAJALENGKA, JITUNEWS.COM - Asyura adalah hari kesepuluh bulan Muharram. Di dalamnya banyak peristiwa bersejarah yang memberi kita pelajaran bahwa kehidupan ini penuh tantangan yang harus dihadapi dengan kesabaran, kecerdasan dan kesolihan.

Hal itu disampaikan oleh koordinator Kerapatan Indonesia Tanah Air (KITA), Maman Imanulhaq dalam acara doa untuk bangsa dan santunan anak yatim di Ponpes Al-Mizan Jatiwangi Majalengka, Sabtu 29 Agustus 2020.

"Di hari Asyura, Nabi Musa dan kaumnya terlepas dari Firaun yang ditenggelamkan Allah di laut merah, Keluarga Nabi Yakub disatukan, Nabi Ayyub disembuhkan dari penyakit dan banyak lagi peristiwa sejarah yang bisa kita ambil hikmah," tegas Anggota Komisi 8 DPR RI ini.


Soal KAMI, Kritik Boleh Tapi Bukan karena Sakit Hati atau Tak Dapat Bagian

KITA yang dideklarasikan di Gedung Joeang tanggal 19 Agustus 2020 terus bergerak melakukan konsolidasi dan kegiatan sosial di seluruh Indonesia.

Setelah launcing Lagu Kita Indonesia dan Pesantren Melodia Mizani di monument Pahlawan Nasional Sisingamangaraja ke 12 di Medan, Kamis 27/8 kemarin, hari Sabtu ini serentak di 19 titik mengadakan doa untuk bangsa dan santunan untuk anak-anak Yatim. Di antaranya di Ponpes Al-Mizan Majalengka dan Cianjur.

Panitia acara Asyura, Husni Mubarok, mengatakan bahwa di 19 titik yang dipilih KITA dibagikan santunan untuk masing-masing 99 bingkisan.

"19 adalah jumlah huruf dalam Basmalah, sementara 99 itu asmaul Husna. Agar kita senantiasa memulai kegiatan dengan Bismillah dengan mengusung nilai ilahiyah dan kemanusiaan," ujar salah satu deklarator KITA ini.

KITA pun membuat sanggar belajar berbasis komunitas dan membagikan pulsa internet gratis.

Deklarasi KITA di Medan, Maman Imanulhaq: KITA Sarana untuk Merawat Indonesia

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata