logo


Seorang Pria Belanda Tewas Diserang Beruang Kutub

Seorang pria berkebangsaan Belanda tewas diserang seekor beruang kutub di dalam tenda saat melakukan kegiatan kamping di pulau Svalbard, Norwegia

29 Agustus 2020 10:15 WIB

Beruang Kutub
Beruang Kutub istimewa

OSLO, JITUNEWS.COM - Seorang pria 38 tahun berkebangsaan Belanda ditemukan tewas usai diserang oleh seekor beruang kutub di pulau Svalbard yang terletak di lingkaran kutub Utara, Norwegia, pada Jumat (28/8). Pemerintah setempat melaporkan bahwa kejadian ini merupakan insiden serangan pertama dalam sembilan tahun terakhir.

Pria yang diketahui bernama Johan Jacobus Kootte tersebut diserang saat tengah berada di dalam tenda di sebuah lokasi kamping pada Jumat sore waktu setempat.

"Beruang tersebut ditembak oleh warga di lokasi kejadian dan pergi menuju arah airport, yang tidak jauh dari situ," kata Soelvi Elvedahl, deputi Gubernur Svalbard dalam sebuah pernyataan tertulis dikutip dari Reuters pada Sabtu (29/8).


Mundur dari Jabatannya sebagai Perdana Menteri Jepang, Abe: Saya Minta Maaf

"Beruang tersebut kemudian ditemukan mati di parkiran airport," tambahnya.

Menurut Kantor Statistik Norwegia, Pulau Svalbard merupakan tempat tinggal bagi 2,939 penduduk Norwegia dan 975 ekor beruang kutub.

Pada tahun 2011, seekor beruang kutub juga diketahui telah menyerang sekelompok wisatawan Inggris yang tengah melakukan kegiatan kamping, dan menewaskan seorang remaja usia 17 tahun dan melukai empat lainnya.

Beruang kutub sendiri merupakan salah satu spesies yang dilindungi dan warga diijinkan menembak hanya untuk melindungi diri.

Saat berada di luar kawasan pemukiman di Svalbard, masyarakat dan para wisatawan wajib untuk mematuhi peraturan yang ada, dan penggunaan senjata api diperbolehkan hanya untuk menakuti dan mengusir hewan-hewan yang mencoba untuk menyerang.

Meningkatnya jumlah pengunjung, baik wisatawan maupun tim penelitian membuat pertemuan antara manusia dengan hewan liar semakin meningkat, ditambah dengan lapisan es kutub utara yang mulai menyusut sehingga memperkecil wilayah habitat beruang kutub.

Kanselir Jerman Sebut Pandemi Akan Terus Memburuk

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia