logo


Akui Tak Cengeng, Jerinx: Yang Cengeng Itu Mereka yang Langgar Protokol Kesehatan...

Jerinx menyebut orang yang cengeng adalah mereka yang melanggar protokol kesehatan namun lepas dari jerat hukum karena mereka dekat dengan kekuasaan.

29 Agustus 2020 04:30 WIB

Jerinx
Jerinx Instagram

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Penggebuk drum Superman Is Dead (SID), Jerinx menyampaikan surat pernyataan kepada publik usai kasusnya dilimpahkan oleh Polda Bali kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Bali, pada Kamis (27/8).

Suami Nora Alexandra itu membacakan surat di hadapan awak media di Gedung Direskrimsus Polda Bali.

Butir pertama, Jerinx mengungkapkan bahwa pihak kepolisian mengadakan swab tes kepada dirinya di rumah tahanan Polda pada 13 Agustus 2020. Pemeriksaan itu disaksikan oleh seluruh tahanan dan petugas jaga. “Kemarin, hasil tes saya keluar dan hasilnya adalah negatif.”


Dituduh Sogok Angel Lelga Biar Damai, Pihak Vicky Praseyo Bantah dan Minta Bukti

Jerinx menyimpulkan, dirinya tidak membahayakan nyawa siapa pun sejak sebelum ditahan pada 12 Agustus 2020.

“Penting dicatat, sejak 4 Juni 2020 setiap hari saya kontak langsung dengan ratusan bahkan ribuan orang terkait kegiatan bagi-bagi pangan gratis di Twice Bar pada warga yang membutuhkan,” kata Jerinx.

Jerinx lantas menyarankan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) atau Kementerian Kesehatan untuk meneliti kondisi dirinya. Hal itu menurutnya perlu dilakukan untuk bisa memberi penjelasan ilmiah terkait tubuhnya yang bebas dari Covid-19.

"Saya siap lahir batin menjadi relawan agar bangsa yang saya cintai ini, bisa lekas terbebas dari rasa takut yang berlebihan," kata Jerinx.

Kemudian, butir kedua ia mengatakan sebagai warga Indonesia saya berhak mengajukan penangguhan penahanan dan hal ini dilindungi oleh Undang-undang.

“Saya mengajukan, bukan karena saya cengeng tapi karena saya melihat banyak sekali kejanggalan dan konflik kepentingan dalam kasus saya. Detail kejanggalannya, bisa dipelajari ditanyangan hotroom-nya Hotman Paris yang membahas kasus saya, ada di YouTube,” jelas dia.

"Tolong dicatat saya belum dinyatakan bersalah oleh pengadilan. Jadi, biarkan saya bertarung di pengadilan dan apa pun keputusan pengadilan nanti, saya akan terima dengan kesatria. Sekali lagi, saya bukan cengeng saya tidak cengeng. Yang cengeng itu adalah mereka-mereka yang melanggar protokol kesehatan namun lepas dari jerat hukum karena mereka dekat dengan kekuasaan," jelasnya.

Baginya, orang yang cengeng sejati itu adalah mereka yang tidak pernah memberikan makan kepada warganya. Mereka, lanjut Jerinx, justru menertawai sesama rakyat yang berjuang mati-matian memberi makan ratusan perut kelaparan setiap hari tanpa pamrih.

“Yang tidak berpendidikan adalah mereka yang memanfaatkan kekuasaan menginjak rakyat lalu berlagak sok paling suci seolah tanpa dosa. Leluhur Bali tidak buta karma akan datang," ujar Jerinx.

Untuk butir ketiga, Jerinx menyampaikan permohonan maaf kepada kawan-kawannya yang dinilai santun, cerdas, punya pergaulan luas. Ia meminta pihak yang disebutnya itu agar tidak diam saja ketika melihat ketidakadilan menimpa rakyat kecil, misalnya terkait kebijakan swab, rapid test dan lain-lain.

Musisi asal Bali itu menyebut Indonesia memiliki anggaran ratusan triliun rupiah. Jadi, ia menilai seharusnya sudah tidak ada lagi rakyat yang membayar swab tes atau rapid test. Dengan anggaran sebanyak itu pula, terus Jerinx, seharusnya tidak ada lagi namanya warga yang kelaparan akibat pandemi.

"Jadi kelaparan harus diberi solusi yang nyata karena kelaparan adalah sumber utama lahirnya kriminalitas. Kawan-kawan saya di rumah tahanan di Polda Bali hampir 90 persen itu di dalam karena mereka di-PHK karena pandemi akhirnya mereka terpaksa di penjara jadi kelaparan adalah sumber utama kriminalitas," paparnya.

"Penutup, kawan-kawanku yang cerdas dan kritis tolong gunakan santunmu membela yang lemah. Gunakan wawasan adiluhungmu dalam melindungi rakyat kecil, buktikan kepada dunia jika sopan santun adalah satu-satunya cara untuk membebaskan bangsa ini dari penjajahan. Merdeka," pungkasnya.

Maju di Pilkada Karawang, Adly Fairuz Ngaku Gak Suka Janji-Janji

Halaman: 
Penulis : Iskandar