logo


'Tidak Enjoy' Jadi Menteri, Nadiem Makarim Disarankan Mundur

Direktur Visi Indonesia Strategis, Abdul Hamid menilai pernyataan Nadiem yang 'tidak enjoy' jadi menteri itu menunjukkan ada permasalahan serius.

28 Agustus 2020 12:49 WIB

Mendikbud Nadiem Makarim
Mendikbud Nadiem Makarim istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pernyataan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim yang menyebut dirinya ‘tidak enjoy’ menjabat menteri mendapat beragam tanggapan dari publik.

Nadiem sebelumnya mengungkapkan pengalaman kepemimpinan yang tersulit adalah saat ia menduduki kursi menteri.

Direktur Visi Indonesia Strategis, Abdul Hamid menilai pernyataan Nadiem itu menunjukkan ada permasalahan serius. Sebab, seorang menteri yang seharusnya jadi panutan justru menyampaikan keluhan.


Nadiem Akan Beri Kuota Internet ke Siswa 35 GB, Serikat Guru: Itu Lebih dari Cukup

“Menurut saya ini problem besar. Jika leader yang menggawangi pendidikan justru merasa tak enjoy menduduki jabatan tersebut, bagaimana bisa menghasilkan output yang maksimal?” ujar Abdul Hamid, Rabu (26/8).

“Belum lagi persoalan kompetensi yang diragukan banyak pihak selama ini,” tambahnya.

Pria yang karib disapa Cak Hamid itu menyarankan Nadiem sebaiknya mengundurkan diri jika sudah merasa tidak nyaman di posisinya saat ini.

“Saran saya untuk Mas Menteri, jika tak enjoy ya mundur saja. Itu jauh lebih baik untuk diri anda dan bangsa ini. Jangan menunggu reshuffle kabinet untuk lengser, ya gentle aja!” tegasnya.

“Karena di tangan Nadiem persoalan pendidikan jadi bertumpuk-tumpuk sedemikian rupa,” imbuh Cak Hamid.

Sebelumnya, Nadiem Makarim menyebut jabatan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) merupakan pengalaman kepemimpinan tersulit, paling banyak stresnya, dan membuat dirinya tak cukup tidur.

Namun, ia meyakini semua tantangan itu akan membuatnya semakin kuat secara mental dan memberikan pengalaman tak ternilai.

“Kalau ditanya apakah saya enjoyed, saya jawab tidak,” kata Nadiem, Selasa (25/8).

Siswa Akan Dapat Internet 35 GB, Serikat Guru: Jangan Habiskan Kuota untuk Hal Tak Berguna!

Halaman: 
Penulis : Iskandar
 
×
×