logo


Deklarasi KITA di Medan, Maman Imanulhaq: KITA Sarana untuk Merawat Indonesia

Deklarasi KITA diawali dengan acara mengheningkan cipta dan meletakan bunga di depan tugu Sisingamangaraja XII.

27 Agustus 2020 14:24 WIB

Kerapatan Indonesia Tanah Air (KITA) resmi dideklarasikan di kawasan Monumen Sisingamangaraja XII di Jalan Sisingamangaraja, Medan, Kamis (27/8/2020).\\n
Kerapatan Indonesia Tanah Air (KITA) resmi dideklarasikan di kawasan Monumen Sisingamangaraja XII di Jalan Sisingamangaraja, Medan, Kamis (27/8/2020). Istimewa

MEDAN, JITUNEWS.COM- Kerapatan Indonesia Tanah Air (KITA) resmi dideklarasikan di kawasan Monumen Sisingamangaraja XII di Jalan Sisingamangaraja, Medan, Kamis (27/8/2020).

Deklarasi KITA diawali dengan acara mengheningkan cipta dan meletakan bunga di depan tugu Sisingamangaraja XII.

Koordinator KITA, Kyai H Maman Imanulhaq sempat memberikan perhatian khusus bagi Pahlawan Nasional Sisingamangaraja XII sebelum melaksanakan deklarasi KITA di Sumut.


Tanggapi Megawati, KAMI: Menjadi Partai Maka Gerakannya Bukan Gerakan Moral Lagi

"Sebelumnya kita meletakkan bunga ini, kita hening cipta, karena kita Indonesia bukan sekadar berteriak, merdeka," ujar Maman Imanulhaq.

Politisi PKB ini menegaskan bahwa masyarakat Indonesia harus bersatu tanpa membedakan Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan (SARA).

"Jadi Indonesia adalah mengakui bahwa kita betul-betul satu saudara, apapun asal-usul kita, apapun asal-usul agama dan lain sebagainya, kita diyakinkan oleh seluruh pendiri bangsa ini bahwa kalau kita yakin bersatu maka kita wajib bersatu," tuturnya.

Menurutnya semua masyarakat Indonesia harus bersatu tidak ada kelas-kelas yang membedakan.

"Di sini, tidak ada kelas dua, kelas tiga, tidak ada mayoritas - minoritas, semua hanya satu, Indonesia," terangnya.

Maman melanjutkan bahwa KITA bukan organisasi politik. KITA disebutnya sebagai sarana untuk merawat Indonesia.

“Kita ini bukan organisasi politik, kita juga mengkritik pemerintah dengan kerja, dan ini merupakan seruan hati kita untuk tetap merawat Indonesia," tuturnya.

Sementara itu, Tokoh Sumatera Utara (Sumut), RE Nainggolan mengatakan Pancasila dan Undang-undang Dasar Republik Indonesia harus terus ditegakkan, oleh karena itu KITA dideklarasikan sebagai upaya merawat kebhinnekaan di Indonesia khususnya di Sumut.

"Berdasarkan Pancasila dan Undang- undang Dasar Republik Indonesia, pada saat ini, harus semakin kita tegakkan sehingga NKRI harga mati,” ujarnya

Dia menambahkan KITA bertekad mendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Disebutnya Presiden Jokowi adalah sosok presiden yang benar-benar membangun Bangsa Indonesia.

“Kita Indonesia, kita bersatu, kita mendukung pemerintahan Jokowi, karena kita melihat Jokowi sungguh-sungguh membangun negara kita," tegasnya.

Dalam hal ini, RE Nainggolan mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk menghormati perbedaan.

"Kita senantiasa harus menghargai perbedaan dan perbedaan itu adalah mutu manikam dari bangsa Indonesia," tukasnya.

Singgung KAMI, Megawati: Di Situ Kayaknya Banyak Banget yang Kepengin Jadi Presiden

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar