logo


Singgung KAMI, Megawati: Di Situ Kayaknya Banyak Banget yang Kepengin Jadi Presiden

Dia melihat banyak tokoh di tubuh KAMI yang memiliki hasrat untuk menjadi presiden.

27 Agustus 2020 04:30 WIB

Ketua Umum PDIP, Megawati Seokarnoputri, di Kongres V PDIP di Bali, Kamis (8/8).
Ketua Umum PDIP, Megawati Seokarnoputri, di Kongres V PDIP di Bali, Kamis (8/8). Instagram @PDIP

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri angkat bicara soal gerakan moral Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang telah mendeklarasikan diri belum lama ini.

Dia melihat banyak tokoh di tubuh KAMI yang memiliki hasrat untuk menjadi presiden.

"Jadi kemarin-kemarin ini ada pemberitaan ada orang kan yang membentuk KAMI, itu KAMI. Di situ kayaknya banyak banget yang kepengin jadi presiden," ujar Megawati saat membuka Sekolah Partai Angkatan II bagi Calon Kepala Daerah dan Calon Wakil Kepala Daerah PDIP secara virtual, Rabu (26/8).


Tanggapi Megawati, KAMI: Kalau Presiden Itu Adalah Masih Politik Rendah

Presiden RI ke-5 itu lantas menyinggung KAMI yang punya niat politik tanpa menggunakan partai. Menurutnya, sistem tata negara dan pemerintah Indonesia sangat membutuhkan partai politik.

Megawati menekankan setiap pemimpin memerlukan partai politik untuk bekerja menyejahterakan masyarakat.

"Peraturan di republik ini, tata kenegaraan, tata pemerintahan, termasuk yang namanya Pilkada dan Pemilu, maka seseorang harus mencari partai, dukungan, usungan," jelasnya.

Putri Presiden Soekarno itu menyadari bahwa jalur independen diperbolehkan. Namun, ia menilai pemimpin dari jalur independen akan kesulitan saat bekerja sama dengan unsur legislatif.

"Banyak orang yang tidak berpartai mencoba masuk lewat independen. Tidak ada salahnya, hanya jangan lupa, independen kalau jadi dia tidak punya fraksi lho,” terang Megawati.

“Jadi bagaimana kalau akan bicarakan namanya pemerintahan di daerah, kan harus ada toh pemerintahan melalui bupati/wali kota/gubernur, kan harus bicara dengan DPRD I atau nasional," tandasnya.

Tanggapi Megawati, KAMI: Menjadi Partai Maka Gerakannya Bukan Gerakan Moral Lagi

Halaman: 
Penulis : Iskandar