logo


Jokowi Minta Masukan Terkait Omnibus Law

Dengan omnibus law, Jokowi menekankan kebijakan dapat segera direalisasikan tanpa terhalang peraturan yang berbelit-belit.

26 Agustus 2020 13:16 WIB

Presiden Jokowi
Presiden Jokowi Instagram

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meyakini omnibus law dapat memberikan kepastian hukum serta memperbaiki tata kelola pemerintah. Dengan omnibus law pula, kebijakan dapat segera direalisasikan tanpa terhalang peraturan yang berbelit-belit.

Jokowi juga memita masukan kepada masyarakat jika ada temuan regulasi yang tak selaras dengan konteks saat ini.

"Kita akan terus melakukan sinkronisasi regulasi ini secara berkelanjutan. Jika bapak ibu menemukan regulasi yang tidak sinkron, tidak sesuai dengan konteks saat ini, berikan masukan pada saya," ucap Jokowi dalam acara Aksi Nasional Pencegahan Korupsi yang disiarkan di Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (26/8)


Jokowi Sebut Krisis Akibat Pandemi Covid-19 Merupakan Momentum Tepat untuk Berbenah

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengatakan pemerintah memulai tradisi omnibus law untuk memperbaiki regulasi yang tumpang-tindih.

Menurutnya, Rancangan Undang-Undang (RUU) omnibus law yang kini dibahas di DPR itu dapat memberikan kepastian hukum, mendorong kecepatan kerja dan inovasi.

"Sebuah tradisi sedang kita mulai, yaitu dengan menerbitkan omnibus law, satu UU yang mensinkronisasikan puluhan UU secara serempak. Sehingga, antar UU bisa selaras, memberikan kepastian hukum serta mendorong kecepatan kerja dan inovasi dan akuntabel dan bebas korupsi, " ujar Jokowi.

Jokowi: Sebuah Tradisi Sedang Kita Mulai, Yaitu Menerbitkan Omnibus Law

Halaman: 
Penulis : Iskandar