logo


Harun Masiku Belum Diringkus, Ketua KPK Dinilai Tak Serius

KPK di bawah kepemimpinan Firli Bahuri disebut mengalami kemunduran yang luar biasa.

26 Agustus 2020 07:30 WIB

kompas.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan bakal menambah personel dalam tim pencarian tersangka mantan Caleg PDIP Harun Masiku.

Harun sendiri adalah buronan kasus suap terkait pengurusan pergantian antarwaktu (PAW) Anggota DPR RI periode 2019-2024.

"Insya Allah masih terus dilakukan, di internal kita coba mengevaluasi kerja dari satgas (satuan tugas) yang ada. Kemungkinan untuk menambah personel satgas ataupun menyertakan satgas pendamping," kata Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango di Jakarta, Senin (24/8).


Diminta MAKI Turun Jabatan, Ini Kata Firli Bahuri

Daripada tambah personel, Indonesia Corruption Watch (ICW) menyarankan agar tim pencari Harun itu dievaluasi dan diganti. Sebab, tim yang sebelumnya dibentuk dinilai sudah gagal menjalankan tugasnya.

"ICW merekomendasikan agar tim yang dibentuk oleh KPK untuk melakukan pencarian Harun Masiku dievaluasi dan diganti karena telah terbukti gagal dalam melakukan pendeteksian keberadaan Harun Masiku," kata Peneliti ICW Kurnia Ramadhana dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (25/8).

Kurnia melanjutkan, KPK di bawah kepemimpinan Firli Bahuri disebut mengalami kemunduran yang luar biasa. Hal itu berkaitan dengan keberadaan Harun yang hingga saat ini tak mampu dilacak KPK.

"Permasalahannya ada dua. Pertama, ICW tidak melihat adanya keseriusan dari Ketua KPK untuk dapat meringkus Harun Masiku. Kedua, kami khawatir ada sekelompok orang yang memang melindungi Harun Masiku sehingga tidak mampu mendeteksi keberadaannya selama ini," tandas Kurnia.

Sesalkan Penolakan Justice Collaborator Wahyu Setiawan, PKS: Kalau Diterima Isu Harun Masiku Selesai

Halaman: 
Penulis : Iskandar