logo


Sidang Digelar, Jawaban Rangga Sasana Bikin Hakim dan Jaksa Ketawa

Ketiga terdakwa termasuk Rangga Sasana beberapa kali tak bisa memberi bukti atas pernyataannya.

26 Agustus 2020 04:30 WIB

Ki Ageng Rangga Sasana
Ki Ageng Rangga Sasana youtube

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sidang terhadap tiga terdakwa kasus Sunda Empire telah diselenggarakan di Pengadilan Negeri Kelas IA Khusus Bandung. Tiga terdakwa adalah Nasri Banks, Rd Ratnaningrum, dan Rangga Sasana.

Dalam agenda pemeriksaan terdakwa itu, ketiga jaksa bergantian bertanya tentang banyak hal. Salah satunya kewajiban tiap negara melakukan daftar ulang pada 15 Agustus 2020.

Nasri Banks dalam keterangannya, menceritakan kejadian bom atom di Hiroshima. Peristiwa itu disebut membuat semua kembali ke titik nol.


Sebut Corona Virus Buatan, Rangga Sunda Empire: Nanti Saya Cari Biang Keladinya Siapa

Menerima keterangan itu, Jaksa bernama Suharja mempertanyakan bukti dari pernyataan tersebut. Sayangnya, Nasri tak dapat melakukannya.

Kemudian Jaksa bertanya soal pernyataan Nasri tentang PBB dan Bank Dunia yang bermula dari Bandung.

“‎Jadi begini, saat Belanda menyerah di Kalijati Subang pada 8 Maret 1945, tiga hari kemudian, 12 Maret, Belanda melarikan diri, kalah perang,” kata Nasri.

“Kemudian, Jepang ke Isola (di kampus UPI) dan deklarasikan Empire of The Sun,” sambungnya.

Namun, tiga terdakwa termasuk Rangga Sasana kembali terdiam karena tak bisa memberi bukti.

Sekian pernyataan tadi membuat persidangan tiga terdakwa berlangsung penuh tawa. Hal itu tampak dari sunggingan tawa dari mulut jaksa, hakim, hingga pengunjung. Mereka tak habis pikir dengan pengakuan ketiga terdakwa yang terkesan mengada-ada.

Misalnya, saat Jaksa mengajukan pertanyaan terkait kekuasaan Sunda Empire yang meliputi seluruh instansi lembaga di berbagai negara.

“Lalu apakah apakah Pengadilan Negeri Bandung di bawah kekuasaan Sunda Empire juga?” tanya Jaksa Suharja.

“Ya betul,” yakin Nasri Banks dan Rangga Sasana.

Jawaban itu kembali memancing gelak tawa para hadirin dan hakim serta jaksa. “Kejaksaan Negeri juga di bawah kekuasaan Sunda Empire?” timpal anggota Majelis Hakim Mangisul Girsang.

“Sama, di bawah kekuasaan Sunda Empire. Gedung Sate juga di bawah kekuasaan Sunda Empire,” sahut terdakwa.

Sebut Tuntutan Jaksa Konyol, Novel Baswedan: Saya Bingung Harus Marah atau Ketawa

Halaman: 
Penulis : Iskandar