logo


Bamsoet: Banpres Hibah Modal Kerja Harus Tepat Sasaran

Politisi Partai Golkar ini mendorong agar UMKM dalam memanfaatkan bantuan hibah tersebut untuk secara terbuka dan transparan

25 Agustus 2020 18:24 WIB

Ketua Komisi III DPR RI Bambang Soesatyo
Ketua Komisi III DPR RI Bambang Soesatyo dok. dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Presiden Joko Widodo resmi meluncurkan bantuan presiden (Banpres) produktif berupa hibah modal kerja untuk pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang menyasar 12 juta pelaku UMKM dengan nominal hibah Rp2,4 juta per orang.

Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengapresiasi banpres produktif yang diluncurkan oleh Presiden Jokowi.

“Banpres merupakan bagian dari program pemulihan ekonomi nasional (PEN) untuk mendorong pelaku UMKM dapat memanfaatkan secara maksimal bantuan tersebut untuk mengembangkan bidang usaha yang ditekuni terutama di era pandemi dan tekanan ekonomi disegala bidang kehidupan,” ujar Bamsoet di Jakarta, Selasa (25/8/2020).


Tahap 2 Penyaluran JPS, Pemerintah Tambahkan Program Bantuan Beras dan Bantuan Uang Tunai

Politisi Partai Golkar ini mendorong agar UMKM dalam memanfaatkan batuan hibah tersebut untuk secara terbuka dan transparan serta meminta pendampingan dari Kementeri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, atau dengan Dinas Koperasi dan UKM provinsi seluruh Indonesia.

“Hal ini agar bantuan presiden tepat sasaran dan membatu palaku UMKM lebih produktif dalam mumulihkan perekonomian nasional,” tuturnya.

Dia juga mendorong pemerintah dapat memanfaatkan data-data pelaku UMKM yang sudah diferivikasi guna menghindari terjadinya penyimpangan dalam menyalurkan bantuan, dan dapat dipertanggung jawabkan sesuai dengan tujuan bantuan hibah terseut.

“Diharapkan pemerintah dapat menuntaskan banpres produktif tersebut pada September mendatang,” tukasnya.

Kritik Bantuan Rp 600 Ribu dari Jokowi, Serikat Pekerja: Ada Pengusaha Nakal, dari 1.000 yang Didaftarkan 500 Pekerja

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar