logo


Dua Ledakan Bom di Filipina Tewaskan 9 Orang, Lima Diantaranya Anggota Pasukan Militer

Dua ledakan bom terjadi di kota Jolo, Filipina, pada Senin (24/8). Serangan tersebut diduga dilakukan oleh kelompok militan Abu Sayyaf

24 Agustus 2020 16:15 WIB

Ilustrasi bom.
Ilustrasi bom. Shutterstock

MANILA, JITUNEWS.COM - Sedikitnya sembilan orang tewas dan belasan lainnya terluka usai dua buah bom meledak di kota Jolo, Filipina Selatan pada Senin (24/8). Pihak militer Filipina melaporkan bahwa sejumlah anggota militer tewas dalam insiden yang diduga dilakukan oleh kelompok militan Abu Sayyaf.

Insiden tersebut merupakan insiden ledakan bom kedua setelah pada Januari 2019 lalu, saat serangan bom bunuh diri di sebuah gereja di Jolo menewaskan lebih dari 20 orang dan melukai 100 jemaat saat mereka tengah beribadah.

Ledakan pertama yang terjadi pada Senin (24/8) siang terjadi di depan sebuah pasar, dimana dua unit truk militer Filipina tengah diparkir, disusul dengan ledakan kedua yang terjadi tak lama setelahnya.


Pasca Ledakan Beirut, Para Pekerja Migran Minta Dipulangkan ke Negara Asal

Letnan Jenderal Corletto Vinluan, Kepala Komando Mindanao Barat, mengatakan bahwa lima anggota militer, 4 warga sipil tewas, sementara 16 anggota pasukan lainnya mengalami luka-luka.

"Bom diletakkan di sebuah motor yang saat itu tengah diparkir," kata Letkol Ronaldo Mateo, juru bicara militer Filipina, dikutip dari Reuters pada Senin (24/8).

Sejauh ini, belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas insiden tersebut dan pihak kepolisian saat ini sedang berupaya mengembangkan penyelidikan mereka.

PSG Kalah, Pendukung Bentrok dengan Polisi di Paris

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia