logo


Rizieq Shihab Disebut Penghambat Demokrasi, Eks Ketua GNPF: Salah Besar!

Eks Ketua GNPF sebut hanya orang yang anti demokrasi yang tidak menginginkan keberadaan Rizieq Shihab

24 Agustus 2020 15:30 WIB

Habieb Rizieq Shihab.
Habieb Rizieq Shihab. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Mantan Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF), Bahctiar Nasir mengatakan bahwa belum kembalinya Habib Rizieq Shihab ke Tanah Air merupakan kerugian besar bagi bangsa Indonesia. Menurutnya, Rizieq Shihab adalah tokoh yang menjunjung tinggi demokrasi.

"Hanya yang gagal paham saja yang menilai Rizieq Shihab pengganggu, penghambat demokrasi di Indonesia. Salah besar," kata Bachtiar Nasir dalam diskusi daring yang digelar Habib Rizieq Shihab Center (HRS Center) dengan tema pemulangan IB HRS dari Pengasingan Politik, Minggu (23/8/2020).

Bachtiar mengatakan pihak-pihak yang tidak menginginkan keberadaan Rizieq adalah kaum-kaum antidemokrasi.


UU Keamanan Nasional Baru Bikin Hidup Aktivis Pro Demokrasi Hong Kong Tak Tenang

"Mungkin belum tahu persis siapa beliau. Kalau anda betul-betul menginginkan demkokrasi di Indonesia, pastinya sangat menginginkan punya partner seperti Habib Rizieq," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Rizieq Shihab adalah orang yang paling demokrasi di Indonesia. "Saya kira kalau ada orang Indonesia yang paling merah putih adalah beliau (Rizieq Shihab). Yang merah darahnya dan putih pakaiannya dan tidak pernah berubah," tegasnya.

Tikhanovskaya Sebut Rakyat Belarus Tak Akan Memaafkan Presiden Lukashenko

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati