logo


Tidak Pergi ke Sekolah Lebih Berbahaya Bagi Anak-anak daripada Virus Covid-19

Hal tersebut disampaikan oleh sejumlah penasihat kesehatan pemerintah Inggris

24 Agustus 2020 11:00 WIB

Ilustrasi Sekolah
Ilustrasi Sekolah istimewa

LONDON, JITUNEWS.COM - Sejumlah penasihat kesehatan pemerintah Britania Raya mengatakan bahwa anak-anak harus kembali ke sekolah usai liburan musim panas berakhir. Mereka memperingatkan bahwa pendidikan jauh lebih penting daripada resiko penyebaran virus Covid-19.

Pernyataan yang dirilis pada Sabtu (22/8) tersebut tentunya memberikan sebuah dorongan kuat bagi Perdana Menteri Inggris Boris Johnson yang sebelumnya juga menjadikan agenda pembukaan kembali sekolah sebagai prioritas nasional.

Boris Johnson mengatakan bahwa dirinya akan segera membuka kembali fasilitas pendidikan seperti sekolah umum di Inggris pada bulan September ini.


Trump Sebut Hubungan Dagang AS-China Akan Berakhir Jika....

"Sangat sedikit, dan jika ada, anak-anak dan para remaja akan menghadapi bahaya jangka panjang dari wabah Covid-19 akibat tidak bersekolah," kata mereka dalam sebuah pernyataan dikutip dari Channel News Asia pada Senin (24/8).

"Ini (pembukaan kembali sekolah) menjadi sebuah langkah untuk melawan bahaya jangka panjang yang akan dihadapi oleh anak-anak dan generasi muda karena tidak pergi ke sekolah," tambahnya.

Sementara itu, salah satu pejabat Dinas Kesehatan Inggris menegaskan bahwa sangat konyol untuk berharap vaksin Covid-19 dapat segera diedarkan dan digunakan pada tahun ini.

"Saya pikir, jika kita berharap setidaknya selama satu tahun, kemungkinannya lebih besar daripada jika kita berharap (vaksin tersedia) dalam enam bulan, dan kita perlu memiliki pemikiran seperti itu di kepala," kata Chris Witty kepada Sky News.

"Sehingga, merencanakan (adanya vaksin) pada musim dingin mendatang, hanya menjadi rencana yang bodoh," tambahnya.

Berencana Beli Rudal Iran, Presiden Venezuela: Kami Saling Bantu Satu sama Lain

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia