logo


Presiden Kolombia Sebut Venezuela Segera Beli Rudal dari Iran

Presiden Kolombia, Ivan Duque menuding Venezuela berencana untuk membeli rudal dari Iran

21 Agustus 2020 19:18 WIB

Ilustrasi senjata
Ilustrasi senjata istimewa

BOGOTA, JITUNEWS.COM - Presiden Kolombia Ivan Duque menuding pemerintah Venezuela mempertimbangkan untuk melakukan pembelian sejumlah peluru kendali dari Iran.

"Ada informasi dari agen intelijen internasional yang bekerja sama dengan kami, menunjukkan adanya ketertarikan dari Nicolas Maduro untuk mendapatkan sejumlah rudal jarak menengah dan jarak jauh dari Iran," kata Duque pada Kamis (20/8) dikutip dari Sputnik News pada Jumat (21/8).

Ia mengatakan meskipun rudal-rudal tersebut saat ini belum tiba di Venezuela namun Menteri Pertahanan Venezuela Vladimir Padrino telah mengadakan kontak.


13 Hari Tanpa Kasus Covid-19, Beijing Cabut Aturan Penggunaan Masker

Sementara itu Menlu Venezuela Jose Arreaza, membantah tudingan tersebut. Dalam cuitan Twitternya, ia mengatakan bahwa Duque saat ini tengah berupaya untuk menggoreng lagi isu anti-Venezuela guna mengalihkan opini masyarakat terkait isu tindak kekerasan, pembunuhan massal dan perdagangan obat-obat terlarang di Kolombia.

Kedua negara tetangga di kawasan Amerika Latin tersebut mengakhiri hubungan diplomatik mereka pada awal tahun 2019 lalu, ditengah meningkatnya krisis politik yang terjadi di Venezuela saat Juan Guaido, salah satu pihak oposisi, mengklaim dirinya sebagai presiden sementara dan mendesak Nikolas Maduro untuk mengundurkan diri.

Pada akhir tahun 2019, Presiden Nicolas Maduro mengklaim bahwa Kolombia dan Amerika Serikat merencanakan sebuah provokasi di sejumlah wilayah perbatasan Venezuela. Ia meminta semua pihak militer Venezuela untuk bersiap melakukan peperangan.

"Saya punya informasi bahwa Kolombia, bersama dengan AS berencana untuk melancarkan provokasi di wilayah perbatasan Venezuela dengan Kolombia. Semua pasukan militer Venezuela harus bersiap untuk melakukan serangan," kata Maduro.

AS Desak PBB Kembali Jatuhkan Embargo Senjata ke Iran, PM Israel: Keputusan yang Tepat

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia