logo


Kerumunan di Deklarasi KAMI, PKB: Kesannya Hanya Mempolitisi Keadaan

KAMI menuntut pemerintah serius menanganani wabah Covid-19

19 Agustus 2020 13:16 WIB

Daniel Johan.
Daniel Johan. Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - PKB menyayangkan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) saat melakukan deklarasi membuat kerumunan. Saat pandemi virus corona (Covid-19) pemerintah melarang untuk membuat kerumunan dan tetap menetapkan protokol kesehatan agar tidak terjadi penularan vorus.

"Nah itu dia, sangat disayangkan dan menurunkan kualitas maklumat. Jadi kesannya hanya mempolitisi keadaan, masyarakat dipertontonkan hal yang ironis," kata Ketua DPP PKB Daniel Johan kepada wartawan, Rabu (19/8).

KAMI melakukan deklarasi di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, pada Selasa (18/8). Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh seperti Din Syamsuddin, Rocky Gerung, Gatot Nurmantyo, dan lainnya.


Pemerintah Diminta Tangani Covid-19, Golkar: KAMI Justru Banyak Melanggar Protokol Kesehatan

KAMI juga menuntut pemerintah serius menanganani wabah Covid-19.

"Menuntut pemerintah agar bersungguh-sungguh menanggulangi pandemi COVID-19 untuk menyelamatkan rakyat Indonesia dengan tidak membiarkan rakyat menyelamatkan diri sendiri, sehingga menimbulkan banyak korban dengan mengalokasikan anggaran yang memadai, termasuk untuk membantu langsung rakyat miskin yang terdampak secara ekonomi," salah satu poin tuntutan KAMI.

KAMI Minta Pemerintah Serius Tangani Covid-19 Tapi Buat Kerumunan, Ini Kata PDIP

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata