logo


5 Kesalahan Paling Mahal yang Pernah Dibuat oleh Manusia

Berikut ini 5 insiden kesalahan epic yang harus dibayar dengan sangat mahal

18 Agustus 2020 21:46 WIB

Ilustrasi
Ilustrasi istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Semua orang bisa saja membuat sebuah kesalahan, dimana hal tersebut sangat lah manusiawi. Namun, beberapa orang dibawah ini telah membuat kesalahan yang harus dibayar dengan sangat mahal. Berikut ini beberapa kesalahan termahal sepanjang sejarah.

1. Hilang di Luar Angkasa


Michelle Obama: Donald Trump adalah Presiden yang Salah untuk Negara Kita

Banyak orang yang mungkin akan merasa sangat jengkel dan frustasi saat mereka kehilangan benda-benda kecil seperti ponsel atau kunci sepeda motor.

Namun, hal tersebut belum seberapa jika dibanding dengan NASA. Pada tahun 1999, badan antariksa Amerika Serikat tersebut kehilangan sebuah satelit yang akan menempuh perjalanan ke orbit Mars senilai USD 125 miliar.

Kenapa bisa seperti itu? Kesalahan terjadi karena sejumlah insinyur di Lockheed Martin, yang membangun satelit tersebut, menggunakan satuan imperial (inchi, kaki, dll) dalam penghitungan mereka, sedangkan NASA menghitungnya menggunakan satuan metrik (centimeter, meter, dll).

Karena informasi navigasi tersebut tidak dapat diterjemahkan secara akurat, satelit tersebut akhirnya tersesat dan hilang di luar angkasa.

2. Apple yang Malang

Kita semua mengetahui bahwa perusahaan teknologi Apple didirikan oleh Steve Jobs dan Steve Wozniak. Namun, selain dua figur itu, ternyata ada satu orang lagi yang berperan dalam berdirinya perusahaan tersebut, yakni seorang pria bernama Ronald Wayne.

Wayne yang memiliki 10 persen saham Apple, memutuskan untuk menjual seluruh sahamnya 12 hari setelah perusahaan berdiri. Meskipun menjual saham bukanlah sebuah kesalahan, namun pada waktu itu Wayne menjual sahamnya kepada Steve Jobs dan Wozniak hanya senilai USD 800.

Tentunya Wayne akan sangat menyesal setelah mengetahui bahwa total saham Apple kini telah bernilai lebih dari USD 1 triliun menurut NBC News.

3. Jenggot Firaun

Benda-benda peninggalan sejarah tentunya menjadi benda yang tidak ternilai dimana para kurator akan menjaga benda-benda yang tidak tergantikan tersebut dalam kondisi yang sempurna.

Pada tahun 2015 lalu, sebuah topeng dari mumi Firaun Tutankhamun yang disimpan di sebuah museum di Kairo rusak, dan bagian jenggotnya terlepas.

Dalam sebuah wawancara dengan the Associated Press, seorang kurator mengakui bahwa proses restorasi yang mereka lakukan tidak berjalan sesuai dengan rencana sehingga merusak topeng mumi tersebut.

"Sayangnya, topeng tersebut menggunakan bahan material yang tidak dapat diubah...epoksi merupakan bahan yang dapat memudahkan material untuk menempel, dan biasa digunakan pada lapisan besi atau batu, namun saya pikir zat ini tidak cocok untuk benda yang luar biasa, seperti topeng emas Tutankhamun," kata seorang kurator tersebut.

4. Tiket Pesawat Terbang

Tiket pesawat terbang untuk rute internasional tentunya relatif mahal, apalagi jika melakukan pemesanan dalam waktu mendadak, namun pada tahun 2006 perusahaan penerbangan Alitalia melakukan kesalahan penulisan dengan penulisan harga tiket untuk penerbangan rute Toronto-Siprus dalam websitenya.

Harga tiket yang seharusnya dijual dengan harga USD 3,900 ditulis USD 39.

Dua ribu lembar tiket telah terjual sebelum pihak maskapai berhasil mengoreksi kesalahanya.

Alih-alih membatalkan penerbangan tersebut dan harus bersitegang dengan para kustomernya, Alitalia lebih memilih untuk menghormati kesalahannya dan terpaksa mengalami kerugian hingga USD 7 juta.

5. Titanic

Sangat sulit rasanya untuk tidak memasukkan tragedi Titanic dalam daftar kesalahan paling mahal sepanjang sejarah. Pada tahun 1912, kerugian yang disebabkan oleh tenggelamnya Titanic ke dalam dasar Atlantik ditaksir mencapai USD 7,5 juta.

Menurut Bussines Insider, nilai kerugian tersebut saat ini setara dengan USD 168 juta. Jumlah tersebut hanya kerugian materiil saja dan belum termasuk dengan banyaknya korban jiwa yang tentunya sangat tidak ternilai.

Kesal dengan Klaim Trump soal Covid-19 di Selandia Baru, Jacinda Ardern: Itu Jelas Sangat Salah

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia