logo


Protes Anti Pemerintah di Argentina Tolak Perpanjangan Aturan PSBB

Ribuan pengunjuk rasa menggelar aksi protes di sejumlah kota di Argentina untuk menolak rencana Presiden Alberto Fernandez yang akan memperpanjang kebijakan PSBB

18 Agustus 2020 18:00 WIB

Protes anti-pemerintah di Argentina yang menolak perpanjangan kebijakan lockdown
Protes anti-pemerintah di Argentina yang menolak perpanjangan kebijakan lockdown istimewa

BUENOS AIRES, JITUNEWS.COM - Ribuan massa menggelar aksi demonstari di sejumlah kota di Argentina pada Senin (17/8) guna memprotes rencana Presiden Alberto Fernandez yang akan memperpanjang kebijakan pembatasan sosial hingga 30 Agustus ini untuk menekan jumlah kasus Covid-19.

Dengan meneriakkan "Kebebasan, Kebebasan" para demonstran berkumpul di pusat kota Buenos Aires. Mereka mebgibarkan bendera Argentina dan meneriakkan slogan anti-pemerintah.

Demostran juga memprotes rencana Fernandez yang akan melakukan perobakan di ranah hukum Argentina dengan menambah jumlah pengadilan federal sebagai upaya untuk melemahkan pengaruh sejumlah oknum hakim yang mengambil keputusan dengan pertimbangan politik.


Kanada Tak Akui Hasil Pilpres Belarus yang Menangkan Alexander Lukashenko

Aksi protes yang tidak mengindahkan aturan sosial distancing tersebut tentunya melanggar kebijakan pembatasan sosial yang diterapkan dalam melawan peningkatan kasus Covid-19 di Argentina.

Menurut data Johns Hopkins University, Argentina saat ini meliliki lebih dari 299 ribu kasus infeksi Covid-19 dengan 5,750 kematian dan 5 ribu penambahan kasus baru per hari pada pekan lalu.

Sebelumnya, dalam sebuah pidatonya, Presiden Fernandez meminta segenap rakyat Argentina untuk bersatu dalam menghadapi situasi pandemi Covid-19.

"Kita hidup pada sebuah momen kemanusiaan yang unik, tidak hanya di Argentina, dimana sebuah pandemi saat ini tengah mengepung, menginfeksi, dan membunuh kita," katanya.

Dukung Aksi Protes di Negaranya, Dubes Belarus untuk Slovakia Mengundurkan Diri

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia