logo


Kasus Covid-19 Kembali Muncul di Auckland, Selandia Baru Tunda Pemilu

PM Jacinda Ardern mengumumkan penundaan jadwal pemungutan suara hingga 17 Oktober mendatang usai kasus Covid-19 kembali muncul

17 Agustus 2020 13:51 WIB

Jacinda Ardern
Jacinda Ardern istimewa

WELLINGTON, JITUNEWS.COM - Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern pada Senin (17/8) mengumumkan bahwa pemilu di negaranya mengalami penundaan hingga 17 Oktober mendatang akibat munculnya kembali wabah Covid-19, dan berjanji tidak akan menundanya lagi.

Dalam sebuah konferensi pers yang digelar pada Minggu (16/8), Ardern mengatakan bahwa Selandia Baru tampaknya tidak akan mencabut aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar setidaknya hingga 19 September mendatang.

Ia menekankan bahwa tingkat partisipasi pemilih, upaya untuk memastikan pemilu berlangsung dengan adil tanpa kecurangan, dan pemilihan tanggal yang tepat merupakan prioritasnya.


Soal Gelombang Aksi Protes Belarus, Lukashenko: Saya Perlu Menghubungi Putin

"Komisi Pemilihan Umum sebenarnya telah mempersiapkan segala sesuatunya sejak bulan April...Saya pikir ini merupakan keputusan yang perlu untuk dilakukan sesuai dengan jadwal dan tidak akan diundur lagi," kata Ardern.

Menurut Ardern, jika Komisi Pemilihan Umum nantinya tidak dapat menggelar pemungutan suara yang aman, maka parlemen memiliki kewenangan untuk memindahkan jadwal pemilu.

Menurut data Universitas Johns Hopkins, hingga saat ini, Selandia Baru telah melaporkan 1,622 kasus Covid-19 secara keseluruhan dengan 22 kematian.

Jalin Kesepakatan dengan Israel, Presiden Iran Sebut UEA Buat Kesalahan Besar

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia