logo


Speedtuner: Tawarkan Produk Pakaian dengan Desain Otomotif

Terkait masalah harga,Faris menjamin harga yang ditawarkannya tergolong cukup murah

22 April 2015 10:24 WIB

Fariz Saputra, Pemiliki Speedtuner
Fariz Saputra, Pemiliki Speedtuner

YOGYAKARTA, JITUNEWS.COM - Speedtuner, mendengar nama ini pasti yang ada dipikiran kamu adalah nama sebuah komunitas mobil balap. Atau, sebuah komunitas otomotif yang namanya sudah tak asing di telinga. Bagi kamu para pecinta otomotif, speed tuner merupakan sebuah distro yang  memproduksi berbagai auto wardrobe yang menggunakan nama Speedtuner dalam setiap desainnya.

“Kami bukanlah sebuah komunitas, melainkan produsen sebuah distro yang bernama Speedtuner,” kata Fariz Saputra beberapa hari lalu.

Distro ini sendiri mulai berdiri sejak tahun 2011 lalu di Bandung. Berbeda dibandingkan produsen pada umumnya, Speedtuner memiliki cara tersendiri untuk bisa menarik hati konsumen terlebih bagi mereka yang menyukai hal – hal berbau otomotif.


Usaha Lemper Cepat Datangkan Untung

“Apa yang membuat kami berbeda adalah desain pakaian yang kami buat didesain sendiri, kami juga bukan sebuah komunitas sehingga bisa dipakai semua orang, dan gaya yang kami gunakan selalu mengikuti perkembangan zaman,” kata pria berkacamata itu sembari melayani pelanggan yang tegah memilih pakaian.

Gaya yang digunakan Speedtuner sendiri lebih banyak mengarah ke tren anak muda di Jepang. Apa yang tengah menjadi tren baru di luar negeri akan dikembangkan di Indonesia dengan tetap mengikuti kultur yang ada di negara yang terkenal dengan adat ketimurannya ini.

Berbagai auto wardrobe dijual disini, seperti stiker berbagai ukuran, topi, gantungan kunci, case handphone, hoodie, tshirt dan tas dengan nama lambang tulisan Speedtuner tersedia disini.

Banyaknya jenis perlengkapan yang dibuat dan modelnya yang selalu baru membuat peminatnya semakin bertambah banyak. Akhirnya, memasuki tahun 2015 ini, Speedtuner mulai berekspansi ke kota besar lainnya.

“Pelanggan kita yang ada di Bandung sudah sangat banyak, apalagi yang berasal dari luar kota. Banyak dari mereka yang berasal  dari kota lain minta dibuatkan cabang Speedtuner biar tidak jauh perginya. Makanya akhirnya kami buat dua cabang di kota besar,” kata Fariz.

Yogyakarta dan Surabaya dipilih menjadi cabang dari Speedtuner. Ini tentu menjadi kabar baik bagi para penggemar Speedtuner.

Sayangnya ketenaran dari Speedtuner membuat beberapa orang mencoba meniru desain yang mereka punya. “ Ada yang meniru stiker kita dengan nama Speedtuner dan ada pula yang membuat pakaian dengan menggunakan nama kita. Tapi yah kami anggap itu sebuah promo gratis untuk memperkenalkan produk kita ke masyarakat,” ujar pria bertubuh tegap itu.

Meski demikian, Faris tetap berusaha untuk memperkenalkan produknya itu kepada masyarakat.Cara yang paling efisien saat ini tentu menggunakan media massa. Website, twitter, hingga instagram tak luput menjadi sasaran promosinya. Ini tentu memberikan efek besar bagi usaha yang dijalaninya itu. Apalagi, semenjak ia juga membuka pemesanan online membuat pelanggan lebih mudah memesan aksesoris yang mereka inginkan.

Terkait masalah harga,Faris menjamin harga yang ditawarkannya tergolong cukup murah. Mulai dari stiker kecil dengan harga 25 ribu hingga  yang paling mahal  hoodie dengan harga Rp 275 ribu rupiah. (Ambar/Koran Jitu)

Info Lebih Lanjut Dapat Menghubungi :
Fariz Saputra

Gowok Square no 4 Jln Nogorojo blok A 1 Gowok Caturtunggal, Yogyakarta
Telepon : 0856 95 66666 7

Rezeki Empuk Usaha Donat Panggang

Halaman: 
Penulis : Hasballah