logo


KSAD Andika Ditunjuk Jadi Wakil Komite Covid-19, Stafsus Jokowi: Secara Hukum Tidak Menyalahi Aturan

Stafsus Jokowi sebut keterlibatan TNI sangat diperlukan dalam upaya penertiban

16 Agustus 2020 13:32 WIB

Andika Perkasa
Andika Perkasa Abadikini.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Erick Thohir menunjuk KSAD Jenderal Andika Perkasa sebagai wakil ketua pelaksana. Selain itu juga menunjuk Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono sebagai Wakil Ketua II Tim Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi.

Sementara itu, Juru Bicara Presiden Bidang Hukum Dini Purwono mengatakan bahwa penunjukan KSAD da Wakapolri bertujuan untuk mempercepat upaya penanganan Covid-19. Keduanya akan difokuskan pada upaya penertiban.

"Keterlibatan TNI dan Polri dalam Komite tidak akan mengurus soal ekonomi dan penegakan hukum, tapi akan fokus pada upaya penertiban," kata Dini dalam keterangan tertulisnya, Minggu (16/8/2020).


Bicara Otoriterisme, Amien Rais: Politik Pencitraan Terus Saja Dilakukan oleh Jokowi

Dini menjelaskan bahwa keterlibatan TNI dan Polri sangat diperlukan terutama untuk mendisiplinkan warga agar patuh teradap protokol kesehatan. Ia pun mengatakan bahwa ketelibatan TNI dan Polri dalam penanganan Covid-19 juga telah dilakukan oleh banyak negara.

"Membantu hal teknis yang sulit jika hanya dilakukan oleh birokrat. Mendukung upaya penanggulangan Covid-19 di bidang kesehatan dan kemanusiaan. Amerika, Inggris, Myanmar, Australia, Tiongkok, dan Sri Lanka, Malaysia, Singapura, dan sejumlah negara lain mengambil langkah yang sama," jelasnya.

Lebih lanjut, Dini menjelaskan bahwa tugas pokok TNI bukan hanya perang, tapi juga membantu dalam penanganan bencana. "Secara hukum, keterlibatan TNI dan Polri tidak menyalahi aturan," pungkasnya.

Amien Rais: Otoriterisme Jokowi Makin Kuat dan Pekat, Sayang Sekali

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati