logo


Jalin Kesepakatan dengan Israel, Presiden Iran Sebut UEA Buat Kesalahan Besar

Presiden Iran, Hassan Rouhani menyebut kesepakatan normalisasi hubungan UEA dan Israel merupakan sebuah kesalahan besar yang dilakukan oleh Uni Emirat Arab

15 Agustus 2020 18:59 WIB

Presiden Iran Hassan Rouhani
Presiden Iran Hassan Rouhani istimewa

TEHERAN, JITUNEWS.COM - Presiden Iran Hassan Rouhani pada Sabtu (15/8) mengecam langkah Uni Emirat Arab yang melakukan kesepakatan damai dan menjalin hubungan diplomatik dengan Israel. Ia menyebut hal tersebut sebagai sebuah kesalahan besar yang mengkhianati Palestina.

Kesepakatan yang diumumkan pada Kamis (13/8) lalu merupakan kesepakatan yang dimediasi oleh Presiden AS Donald Trump. Hal tersebut dinilai bertujuan untuk meningkatkan oposisi terhadap kekuatan Iran di kawasan Timur Tengah.

"Mereka (Uni Emirat Arab) lebih baik waspada. Mereka telah melakukan sebuah kesalahan besar, sebuah tindakan pengkhianantan. Kami harap mereka akan menyadari hal ini dan meninggalkan kesepakatan itu," kata Rouhani dikutip dari Reuters.


Korut Cabut Kebijakan Lockdown, Kim Jong-un Tolak Bantuan Internasional

Ia menganggap kesepakatan tersebut merupakan bagian dari program kampanye Trump yang tengah berusaha untuk memenangkan kembali pilpres AS pada November mendatang.

"Lalu kenapa hal ini terjadi saat ini? Jika ini bukanlah kesepakatan yang salah, lalu kenapa kesepakatan ini diumumkan di negara pihak ketiga, di Amerika? Sehingga seorang di Washington memenangkan pemilu, anda mengkhianati negara dan rakyat anda, serta umat muslim dan dunia Arab?" tukasnya.

Soal Gelombang Aksi Protes Belarus, Lukashenko: Saya Perlu Menghubungi Putin

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia