logo


UEA Yakin Israel Akan Tepati Janjinya untuk Tunda Rencana Pencaplokan Wilayah Palestina

Uni Emirat Arab meyakini bahwa kesepakatan damai yang terjadi antara pihaknya dengan Israel dapat membuat rencana pencaplokan wilayah Palestina dihentikan untuk jangka waktu yang panjang

15 Agustus 2020 15:15 WIB

Anwar Gargash
Anwar Gargash istimewa

ABU DHABI, JITUNEWS.COM - Menteri Luar Negeri Uni Emirat Arab Anwar Gargash kepada kantor berita Axios meyakini bahwa kesepakatan damai yang dilakukan oleh pihaknya dengan Israel dapat menghentikan rencana pencaplokan wilayah di Tepi Barat dalam jangka waktu yang panjang.

Pada Jumat (14/8) lalu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa rencana aneksasi atau perluasan wilayah Israel di Tepi Barat masih akan dilakukan meskipun tidak untuk saat ini.

"Saya tidak memahami politik Israel. Itu sangat rumit. Namun ini adalah komitmen trilateral (Uni Emirat-Israel-AS). Kami sangat yakin dapat menjaga komitmen kami, dan AS juga terlibat, jadi Israel juga akan menjaga komitmen-nya. Saya pikir kami telah membeli waktu (menunda) yang sangat banyak...Saya rasa penundaan rencana pencaplokan wilayah ini bukan dalam jangka pendek," katanya dikutip dari Sputnik News pada Sabtu (15/8).


UEA Damai dengan Israel, Turki Ancam Tarik Mundur Dubesnya dari Abu Dhabi

Ia menambahkan bahwa pihaknya juga akan terus mendorong rakyat Palestina dan pemerintah Israel untuk menggelar negosiasi damai.

Dengan kesepakatan tersebut, kini Uni Emirat Arab akan membuka kantor perwakilan pemerintahannya di Tel Aviv, begitu pula dengan Israel. Kesepakatan tersebut juga membuat Israel berjanji untuk menunda eksekusi rencana perluasan wilayah mereka di Tepi Barat dan lembah Jordan.

Sementara itu, baik pemerintah Palestina maupun kelompok militan Islam Hamas dan Fatah, menolak dan mengecam adanya kesepakatan damai tersebut.

Hizbullah Sebut Kesepakatan Damai UEA-Israel adalah Rencana Donald Trump

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia