logo


Hizbullah Sebut Kesepakatan Damai UEA-Israel adalah Rencana Donald Trump

Pemimpin Hizbullah tidak terkejut dengan adanya kesepakatan damai antara Uni Emirat Arab dengan Israel. Ia menilai hal tersebut memang sudah menjadi rencana AS

15 Agustus 2020 14:47 WIB

Hassan Nasrallah
Hassan Nasrallah istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Amerika Serikat diyakini berada dibalik adanya kesepakatan damai antara Uni Emirat Arab dan Israel yang telah diumumkan pada Kamis (13/8) lalu. Kesepakatan tersebut membuat Israel untuk sementara waktu menghentikan rencana pencaplokan wilayah Palestina di Tepi Barat.

Pemimpin Hizbullah, kelompok militan yang berasal dari Lebanon, Hassan Nasrallah, menilai kesepakatan tersebut merupakan bagian dari rencana Presiden AS Donald Trump, untuk kepentingan kampanye menjelang pilpres November mendatang.

"Keputusan Uni Emirat Arab merupakan sebuah dukungan untuk kampanye Donald Trump dan bantuan personal bagi (Perdana Menteri Israel) Benjamin Netanyahu," kata Nasrallah, dikutip dari Sputnik pada Sabtu (15/8).


AS Akan Lakukan Apapun Agar Embargo Senjata Iran Diperpanjang

Ia menilai kesepakatan tersebut memang telah direncanakan sebelumnya jika dilihat dari pengambilan waktunya.

"Sekali lagi, hal itu membuktikan bahwa beberapa organisasi Arab masih berpihak kepada Amerika Serikat," tambahnya.

"Kami tidak terkejut dengan tindakan yang dilakukan oleh sejumlah pejabat di pemerintahan UEA, mengingat keputusan ini dibuat sesuai dengan rencana politik mereka," ungkap pemimpin Hizbullah tersebut.

Kesepakatan damai yang membuat Uni Emirat Arab kini memiliki hubungan diplomatik dengan Israel tersebut mendapat kecaman dari sejumlah negara di kawasan Timur Tengah lain seperti Turki, Yaman, dan rakyat Palestina sendiri. Sejumlah pihak menilai kesepakatan tersebut merupakan langkah awal terciptanya perdamaian di Timur Tengah, namun tidak sedikit yang menganggapnya sebagai bentuk penindasan terhadap hak rakyat Palestina.

UEA Damai dengan Israel, Turki Ancam Tarik Mundur Dubesnya dari Abu Dhabi

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia