logo


Hong Kong Tak Akan Pernah Sukses Dibawah Pemerintah China, Trump: Go to Hell

Donald Trump mengatakan bahwa dengan diberlakukannya UU Keamanan Nasional baru, Hong Kong tak akan mampu menarik perhatian investor internasional

14 Agustus 2020 19:20 WIB

reuters

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Presiden AS Donald Trump pada Kamis (13/8) mengatakan bahwa pusat finansial global Hong Kong akan "masuk neraka" dibawah aturan ketat pemerintah China.

"Hong Kong tidak akan pernah sukses dengan China, dengan pemerintah China yang menjalankan (pemerintahan)nya," kata Trump kepada Fox Business dilansir dari SCMP pada Jumat (14/8).

"Pasar Hong Kong akan 'Go to Hell' (masuk neraka). Tidak seorang pun yang akan melakukan bisnis (dengan Hong Kong)," tambah Trump.


PM Thailand Sebut Sebagian Besar Rakyatnya Tak Setuju dengan Gerakan Pro-Demokrasi

Pada Mei lalu, Trump mengumumkan bahwa ia telah mengakhiri hubungan dagang khusus dengan Hong Kong usai China memberlakukan UU Keamanan Nasional baru di bekas wilayah kolonial inggris tersebut.

Trump mengatakan bahwa dihentikannya status spesial tersebut membuat Hong Kong kehilangan kemampuannya untuk menarik bisnis dan mempertahankan status pusat perekonomian dunia, bersama London dan New York.

Trump mengatakan bahwa pandangannya terhadap China telah berubah sejak adanya pandemi Covid-19.

"Pemikiran saya terhadap China telah berubah sejak mereka membiarkan pandemi terjadi," katanya.

"Saat ini, saya melihat China secara berbeda dibanding dengan sebelum adanya wabah (Covid-19)," tukasnya.

UEA Damai dengan Israel, Turki: Pengkhianatan kepada Palestina

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia