logo


Erdogan Beri Ancaman kepada Semua Pihak yang Serang Kapal Turki di Laut Tengah

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa semua pihak yang melakukan serangan terhadap kapal mereka akan membayarnya dengan mahal

14 Agustus 2020 16:45 WIB

Kapal Tanker Turki
Kapal Tanker Turki sputnik

ANKARA, JITUNEWS.COM - Presiden Tayyip Erdogan mengatakan bahwa semua serangan yang dialami kapal milik Turki yang tengah melakukan eksplorasi migas di Laut Mediterania akan dibayar mahal, dan Turki akan membalas serangan tersebut.

Untuk diketahui, ketegangan di Laut Mediterania pada pekan ini semakin meningkat usai Turki mengirim sebuah kapal survey migas di wilayah perairan tersebut yang didukung oleh sejumlah kapal perang. Yunani menganggapnya sebagai hal yang ilegal.

"Kami katakan bahwa jika anda menyerang (kapal) Oruc Reis milik kami, anda akan membayarnya dengan harga mahal," kata Erdogan dalam sebuah pidato di Ankara pada Kamis (13/8), dikutip dari Reuters pada Jumat (14/8).


WHO Sebut Virus Covid-19 Tak Menular Lewat Makanan

Kapal Oruc Reis diberangkatkan oleh Turki pada Senin lalu dengan dikawal oleh sejumlah kapal perang, untuk melakukan pemetaan di wilayah perairan di sekitar Siprus dan Yunani.

Presiden Perancis Emmanuel Macron mengatakan bahwa militer Perancis siap mengirimkan pasukan ke wilayah tersebut dan mendesak Turki untuk menghentikan proyek eksplorasi migasnya. Pada Kamis (13/8) Perancis dan Yunani diketahui menggelar latihan militer di lepas pantai Pulau Kreta.

Untuk menyelesaikan sengketa tersebut, Turki dan Yunani sepakat untuk menggelar negosiasi dan menghindari adanya konflik senjata.

"Jika kita bertindak dengan alasan dan akal sehat, kita dapat menemukan win-win solution," kata Erdogan.

Pemerintah Perancis Tetapkan Status Paris jadi Zona Merah Covid-19

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia