logo


Pemerintah Perancis Tetapkan Status Paris jadi Zona Merah Covid-19

Kasus Covid-19 meningkat, Paris dan Marseille Ditetapkan sebagai Zona Merah

14 Agustus 2020 16:22 WIB

pinterest

PARIS, JITUNEWS.COM - Pemerintah Perancis pada Jumat (14/8) mengumumkan bahwa status kota Paris dan Bouches-du-Rhone, kawasan sekitar kota Marseille yang terletak di pesisir Selatan, ditetapkan sebagai zona merah atau wilayah dengan resiko tinggi penularan Covid-19.

Keputusan tersebut memperkuat wewenang pemerintah setempat untuk membatasi sirkulasi jumlah orang dan kendaraan yang melintas di wilayahnya, melakukan pembatasan ketat pada akses transportasi umum dan penerbangan, hingga pembatasan jumlah orang yang berada dalam tempat umum indoor serta penutupan sejumlah fasilitas yang memiliki resiko penularan tinggi.

Status tersebut terpaksa diberlakukan menyusul adanya peningkatan jumlah kasus Covid-19 yang signifikan di kedua wilayah dalam dua pekan terakhir ini.


Kasus Covid-19 di Selandia Baru Bertambah, Jacinda Ardern Perpanjang Lockdown Auckland

Semua warga Paris dan Marseille pada beberapa hari belakangan ini juga telah diwajibkan untuk menggunakan masker saat berada di tempat-tempat umum.

Pada Kamis (13/8), Pemerintah Inggris mengumumkan bahwa mereka akan memberlakukan kebijakan karantina bagi semua pendatang yang berasal dari Perancis karena adanya peningkatan kasus Covid-19 tersebut. Aturan tersebut akan diberlakukan mulai Sabtu (15/8). Selain itu, aturan karantina 14 hari juga diberlakukan bagi para pendatang yang berasal dari Belanda dan empat negara Uni Eropa lain termasuk Spanyol dan Belgia.

Status 'Zona Merah' yang diberlakukan untuk Paris dan Merseille tentunya akan berdampak buruk terhadap sektor pariwisata Perancis mengingat kemungkinan negara Eropa lain bisa juga memberlakukan aturan karantina yang sama dengan Pemerintah Inggris tersebut, yang akan membuat warga berpikir dua kali sebelum berkunjung ke kota-kota tersebut.

WHO Sebut Virus Covid-19 Tak Menular Lewat Makanan

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia