logo


PM Jacinda Ardern Prediksi Wabah Covid-19 di Auckland Semakin Memburuk

Munculnya kembali kasus Covid-19 di Auckland membuat pemerintah kembali memberlakukan kebijakan lockdown

13 Agustus 2020 20:15 WIB

Jacinda Ardern
Jacinda Ardern istimewa

WELLINGTON, JITUNEWS.COM - Perdana Menteri Jacinda Ardern mengatakan bahwa meningkatnya kasus Covid-19 dari klaster Auckland yang kini menjadi 17 kasus akan semakin memburuk.

Sebelumnya, Selandia Baru dikejutkan dengan kembalinya wabah Covid-19 setelah 102 hari tanpa adanya penularan yang terjadi, sehingga memaksa pemerintah kembali memberlakukan kebijakan pembatasan sosial berskala besar dan me-lockdown kota Auckland.

"Sekali lagi, kita diingatkan tentang betapa sulitnya virus ini (dihentikan) dan betapa mudahnya (virus) menyebar," kata Ardern dikutip dari The Guardian pada Kamis (13/8).


Menkes Jerman Sebut Vaksin Covid-19 Buatannya Dirilis Lebih Awal daripada Vaksin Punya Rusia

"Melakukan pencegahan dengan keras dan segera masih menjadi langkah terbaik," tambahnya.

Auckland kini tengah berada di dalam situasi lockdown level 3 selama tiga hari yang kemungkinan dapat diperpanjang. Dengan diberlakukannya aturan tersebut, warga masyarakat diminta untuk tidak meninggalkan rumah kecuali untuk keperluan mendesak serta semua pusat perekonomian non-esensial juga ditutup.

"Sebagaimana kita semua telah belajar dari pengalaman pertama kita dengan Covid-19, sekali anda mengindentifikasi sebuah klaster, (wabah) ini akan meningkat," kata Ardern dalam sebuah konferensi pers di Wellington.

"Kita dapat melihat betapa seriusnya situasi yang tengah kita alami. Hal ini harus ditangani secara mendesak namun dengan tenang dan menggunakan langkah metodologi (yang tepat)," tukasnya.

Jimmy Lai Sebut Tak Akan Ada Perdamaian Dunia Jika Pemerintah China Tak Rubah Sikapnya

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia