logo


Jimmy Lai Sebut Tak Akan Ada Perdamaian Dunia Jika Pemerintah China Tak Rubah Sikapnya

Aktifis pro demokrasi Hong Kong, Jimmy Lai, mengatakan bahwa perdamaian dunia tidak akan pernah terjadi jika pemerintah China tidak merubah sikapnya

13 Agustus 2020 19:45 WIB

Jimmy Lai (tengah) keluar dari kantor kepolisian Hong Kong
Jimmy Lai (tengah) keluar dari kantor kepolisian Hong Kong istimewa

HONG KONG, JITUNEWS.COM - Pemilik Tabloid Apple Daily, Jimmy Lai, yang sebelumnya ditahan oleh Kepolisian Hong Kong karena diduga telah bersekongkol dengan pihak asing yakni dengan meminta Amerika Serikat untuk mendukung perjuangan kebebasan Hong Kong, mengatakan bahwa ia berharap China dapat merubah sikapnya yang selama ini telah bertentangan dengan norma internasional.

"Jika kita tidak merubah (China), dunia tidak akan memiliki perdamaian," kata Lai, dikutip dari South China Morning Post pada Kamis (13/8).

Ia juga memperingatkan rakyat Hong Kong untuk terus melawan radikalisme dan mendesak mereka untuk memperkuat barisan dalam memperjuangkan kebebasan di wilayah bekas koloni Inggris tersebut.


Balas Aksi 'Balon Api', Israel Hentikan Pasokan Bahan Bakar ke Gaza

"Kita semua seperti telur di depan sebuah tembok yang tinggi. Kita harus menjadi sangat fleksibel, inovatif dan sabar," katanya.

Lai, yang kerap melontarkan kritikan pedas terhadap pemerintahan Beijing, ditangkap oleh polisi Hong Kong pada Senin lalu. Penangkapan Lai tersebut mendapatkan perhatian dan menuai kecaman dari banyak pihak internasional.

Sementara itu, kantor berita milik Partai Komunis China, People's Daily, mengatakan bahwa dibebaskannya Jimmy Lai tidak berarti ia dapat menghindar dari UU Keamanan Nasional yang mulai diberlakukan di Hong Kong pada akhir Juni lalu.

Menkes Jerman Sebut Vaksin Covid-19 Buatannya Dirilis Lebih Awal daripada Vaksin Punya Rusia

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia